Gelar Pertemuan Rutin, BI Tidak akan Ubah Suku Bunga

Gelar Pertemuan Rutin, BI Tidak akan Ubah Suku Bunga

Rabu, 10 Desember 2014 13:27:29 WIB

Monexnews - Bank Indonesia (BI) akan menggelar rapat rutinnya pada hari Kamis besok (11/12). Analis dan pakar ekonomi melihat tidak ada peluang kenaikan suku bunga karena BI sudah menggunakan fasilitas ini pada pertemuan darurat bulan lalu. BI akan mengevaluasi perkembangan ekonomi terkini dan efektivitas kebijakannya pada hari Kamis esok. Agus Martowardojo dan kolega diyakini tidak akan mengubah suku bunga karena baru saja menaikkannya pada rapat 18 November 2014. Menurut Ekonom DBS, Gundy Cahyadi, tekanan inflasi pasca kenaikan harga BBM akan bersifat sementara sehingga BI belum perlu memperketat kebijakannya lebih lanjut. Sebanyak 9 dari 10 responden yang disurvei oleh Wall Street Journal memperkirakan bank sentral tidak mengeluarkan putusan apapun dalam pertemuan besok. Adapun potensi perubahan suku bunga baru terbuka lebar di tahun depan, menyusul normalisasi kebijakan moneter di Amerika Serikat. Seperti diketahui, BI dalam rapat istimewanya pertengahan November lalu memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan sebanyak 25 basis poin ke level 7,75%. Kebijakan bank sentral itu mengakhiri periode suku bunga tetap yang sudah berlangsung selama 13 bulan. "Kenaikan suku bunga diambil untuk menjaga ekspektasi inflasi di tengah pengaruh kenaikan bahan bakar minyak (BBM) subsidi," kata Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo, kala itu. BI memang merespon cepat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang mencapai 30%, masing-masing untuk jenis premium sebesar Rp 2.000 per liter (dari Rp6.500 menjadi Rp8.500) dan jenis solar dengan kenaikan sebesar Rp2.000 per liter (dari Rp4.500 menjadi Rp6.500). BI memperkirakan kenaikan harga BBM subsidi tersebut akan membuat upaya pencapaian inflasi 4,5% (2014) dan 4,5% (2015) jadi meleset. Agar target inflasi tetap terjaga, bank sentral terpaksa menaikkan BI rate. Selain menaikkan suku bunga, BI menaikkan suku bunga Lending Facility sebesar 50 basis poin menjadi 8%. Sedangkan untuk suku bunga Deposit Facility tetap di level 5,75%. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search