Hamada: Jepang Dapat Menaikkan Pajak Penjualan Secara Bertahap

Hamada: Jepang Dapat Menaikkan Pajak Penjualan Secara Bertahap

Rabu, 27 Agustus 2014 16:46:00 WIB

Monexnews - Jepang dapat meredam dampak rencana kenaikan pajak penjualan dengan menaikkannya secara bertahap alih-alih menaikkannya sekaligus, menurut penasehat luar Perdana Menteri Shinzo Abe pada hari Rabu. Koichi Hamada, profesor ekonomi pada Yale University, juga mengatakan bahwa Abe seharusnya fokus pada reformasi struktural dan memangkas pajak perusahaan lebih dalam dari yang direncanakan saat ini untuk mendorong perekonomian dan menarik investasi. Abe menaikkan pajak penjualan di bulan April menjadi 8% dari 5% untuk menekan jumlah hutang pemerintah Jepang yang melambung. Kenaikan pajak tersebut menekan tingkat konsumsi, mendorong perekonomian menuju penurunan terburuk pada kuartal kedua sejak gempa bumi dan tsunami 2011. Perdana Menteri akan memutuskan pada akhir tahun apakah akan melanjutkan rencana kenaikan pajak menjadi 10% pada Oktober 2015.

"Sejauh yang telah kita lihat, dampak dari kenaikan pajak konsumsi cukup besar," ucap Hamada. "Sehingga, idealnya, kita dapat menaikkannya secara bertahan, seperti 1% pada Oktober 2015 dan 1% lagi setelahnya." Rencana Abe berencana untuk memangkas pajak

korporat, yang saat ini berada di antara yang tertinggi di dunia yaitu lebih dari 35%, menjadi kurang dari 30% dalam beberapa tahun. Rincian mengenai angka dan waktu yang tepat untuk pemangkasan tersebut masih belum diputuskan. "Pemangkasan pajak korporat secara drastis dapat mempeengaruhi daya tarik investasi menuju Jepang dari luar negeri begitu juga dengan domestik," ucap Hamada. "Hal ini akan membantu memulihan perekonomian Jepang, yang mana akan membantu meluaskan basis pajak."

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search