Harga Rumah Baru Turun Di Sebagian Besar Kota Di China

Harga Rumah Baru Turun Di Sebagian Besar Kota Di China

Senin, 18 Agustus 2014 09:35:56 WIB

Monexnews -

Harga rumah baru di China turun di bulan Juli di hampir semua kota yang di pantau oleh pemerintah seiring pengetatan pinjaman hipotek telah menghalangi para pembeli walaupun pemerintah lokal melonggarkan beberapa pembatasan terhadap properti.

Harga turun di 64 dari 70 kota pada bulan lalu dari bulan Juni, di laporkan oleh biro statistik nasional pada hari ini, itu adalah yang terbesar sejak Januari 2011 ketika pemerintah merubah cara mengkompilasi data. Harga rumah di Beijing turun sebesar 1% dari bulan Juni, membukukan penurunan bulanan pertama sejak bulan April 2012. Harga rumah di Shanghai melemah sebesar 1.2% dan di Guangzhou turun sebesar 1.3%, kedua kota tersebut mengalami penurunan terbesar sejak Januari 2011. Kota di wilayah timur seperti Hangzhou dan kota di Selatan yang berwilayah tropis, Sanya, mengalami penurunan terbesar di bulan Juli, masing-masing turun sebesar 2.4%.

Pasar properti China telah menjadi hambatan di dalam negara dengan tingkat ekonomi terbesar kedua di dunia, mendorong kota-kota untuk memulai melongarkan pembatasan lokal di bulan Juni. Sebanyak tiga puluh enam kota telah melonggarkan kebijakannya pada akhir pekan lalu, menuurut Centaline Property Agency Ltd., selain itu para pengembang telah memangkas harga sejak bulan Maret untuk memikat pembeli. IMF telah mendesak China untk menurunkan target ekspansi di tahun 2015, dengan mengatakan bahwa ekonomi akan menghadapi "serangkaian kerentanan" dari meningkatnya utang dan lembaga keuangan dari permasalahan di real estate.

Data swasta juga mensinyalkan bahwa pasar perumahan melambat. Harga turun untuk bulan ketiga beruntun di bulan Juli, menurut SouFun Holding Ltd., yang merupakan situs real estate terbesar di China.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search