Hemat Anggaran, Yunani Tutup Stasiun TV Nasional

Hemat Anggaran, Yunani Tutup Stasiun TV Nasional

Rabu, 12 Juni 2013 13:56:35 WIB

Monexnews - Pemerintah Yunani dilaporkan resmi menutup stasiun penyiaran utama nasional demi efisiensi anggaran. Hellenic Broadcasting Corporation (ERT) ditutup karena pemerintah menilai perusahaan negara ini boros pengeluaran. Meski mengejutkan banyak pihak, wacana pembubaran termaktub dalam poin-poin bailout Uni Eropa. Sebanyak 2500 karyawan yang di-PHK melakukan aksi protes di luar stasiun TV ERT hari Rabu pasca putusan pemerintah. Warga Yunani tiba-tiba mendapati laya TV-nya kosong sejak Selasa malam. ERT memiliki banyak sekali unit usaha yang beroperasi di bawah pos anggaran pemerintah, yakni 3 channel TV daerah, 4 stasiun radio nasional, 3 stasiun radio daerah dan layanan berbayar Voice of Greece. Seluruh kegiatan operasional anak usaha ERT didanai oleh hasil pungutan 4.30 Euro dari setiap tagihan listrik bulanan warga. "(Keputusan) ini adalah kejutan bagi alam demokrasi kita," ujar pembaca berita ERT, Antonis Alafogiorgos. Seluruh karyawan dibekukan aktivitasnya sampai ada program reorganisasi lebih lanjut. Mereka yang di-PHK berhak menerima pesangon dan memiliki akses untuk bekerja lagi jika pemerintah jadi membuka stasiun penyiaran independen yang skalanya lebih kecil di masa depan. "Kami sanat marah dan terkejut. Sulit untuk menerima fakta bahwa negara ini tidak punya stasiun penyiarannya sendiri," ujar Odin Linardatou, Kepala Urusan Eksternal ERT kepada BBC. Pihak otorita memastikan ERT ditutup mulai Selasa malam. Penutupannya sendiri merupakan amanat program pemangkasan anggaran publik pemerintah Athena untuk tahun 2013. ERT mulai berdiri tahun 1983 dan dibiayai langsung oleh warga Yunani. Sebagai bagian dari klausul dana bantuan senilai 8.8 miliar Euro yang akan diberikan oleh Uni Eropa, Yunani harus memangkas anggaran pada pos gaji tenaga kerja departemen dan BUMN, yang jumlahnya mencapai 15000 orang. Penutupan ERT adalah langkah efisiensi terkini yang diambil pemerintah guna mengeluarkan negara dari tekanan resesi. "ERT adalah wujud perusahaan yang kurang transparan dan boros. Semua selesai sampai di sini," bela juru bicara pemerintah, Simos Kedikoglou. Pemerintah kota Yunani sekarang harus bersiap membendung arus protes selama 48 jam yang rencananya dilakukan oleh seluruh warga dari berbagai jenis profesi. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search