Hong Kong Pangkas Perkiraan Pertumbuhan Setelah Ekonomi Berkontraksi di Q2

Hong Kong Pangkas Perkiraan Pertumbuhan Setelah Ekonomi Berkontraksi di Q2

Jum'at, 15 Agustus 2014 16:53:21 WIB

Monexnews -

Hong Kong memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi mereka untuk tahun ini setelah kontraksi yang tak terduga di kuartal kedua seiring melambatnya ekonomi China yang telah mengurangi pembelian barang-barang mewah dan membebani sentimen lokal.

Ekonomi di perkirakan akan berekspansi mulai 2 hingga 3 persen, kata pemerintah dalam pernyataannya, di bandingkan dengan prediksi yang mereka nyatakan di bulan Februari untuk pertumbuhan 3 sampai 4 persen. GDP turun sebesar 0.1% di kuartal kedua dari periode tiga bulan sebelumnya, hasil tersebut tidak mencapai estimasi median dari 10 analis yang di survei oleh Bloomberg News untuk pertumbuhan 0.4%.

Penjualan retail di Hong Kong telah turun untuk bulan kelima beruntun sampai bulan Juni seiring ekonomi China hanya tumbuh moderat dan kampanye anti korupsi di negara tersebut telah mengurangi belanja turis terhadap barang-barang mewah. Investasi bisnis dan konsumsi telah turun, sedangkan tingkat pengangguran naik, di laporkan oleh Menteri Keuangan John Tsang dalam blog pemerintah pada tanggal 10 Agustus.

"Kinerja yang lemah terutama di bebani oleh turunnya belanja turis dan perlambatan yang bersamaa dalam permintaan domestik," kata Helen Chan, seorang ekonom pemerintah dalam pernyataannya. "Baik dari lingkungan lokal atau luar sedang di landa resiko peningkatan penurunan."
Ekonomi berekspansi sebesar 1.8% di kuartal kedia dari setahun yang lalu, lebih lemah dari revisi ekspansi 2.6% di periode Januari sampai Maret dan tidak mencapai perkiraan ekonom untuk laju pertumbuhan 2.5%.


(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search