IMF: Kanada Dapat Menunggu Sampai 2015 Untuk Naikan Suku Bunga

IMF: Kanada Dapat Menunggu Sampai 2015 Untuk Naikan Suku Bunga

Kamis, 28 November 2013 08:55:14 WIB

Monexnews -

Lambatnya pertumbuhan dalam utang konsumen dan meredanya pasar perumahan akan memungkinkan Bank of Canada untuk menunggu sampai awal 2015 untuk naikan suku bunga acuan seiring mereka menunggu untuk adanya kenaikan ekspor, kata lembaga International Monetary Fund.

Inflasi harus berakselerasi untuk mencapai target bank sentral di level 2% pada akhir 2015 dan pertumbuhan akan mempercepat menjadi 2.25% di tahun 2014 dari 1.6% pada tahun ini, sejalan dengan perkiraan bank, kata IMF dalam pernyataan oleh tim yang misinya ke Kanada.

Kami pikir ada ruang untuk kebijakan moneter tetap akomodatif seperti itu untuk beberapa bulan kedepan, terutama mengingat bahwa inflasi terlalu lambat. Kata Roberto Cardarelli, kepala misi IMF ke Kanada, yang mengatakan kepada wartawan di Toronto. Kami pikir bahwa Bank of Canada miliki ruang untuk menunggu dan melihat, untuk tetap memantau keadaan ini untuk sementara waktu.

Gubernur Bank of Canada Stephen Poloz meninggalkan biasnya untuk naikan suku bunga pada bulan lalu dan mengeluarkan laporan kebijakan moneter yang mengatakan bahwa ekspor di perkirakan akan naik dan investasi bisnis telah telah tertunda. Tingkat inflasi Kanada untuk tingkat tahunan sebesar 0.7% di bulan Oktober, di katakan oleh biro statistik Kanada pada tanggal 22 November, di bawah level terendah target bank sentral.

Para pembuat kebijakan seharusnya tetap fokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan sampai adanya rotasi untuk ekspor dan kenaikan bisnis investasi dapatkan momentum penguatan, seraya menjamin bahwa penurunan secara bertahan pada ketidakseimbangan domestik terus beranjut dan pertahankan posisi fiskal pada lintasan yang berkelanjutan, kata IMF pada hari ini.

Menteri keuangan Jim Flaherty dapat menunda rencananya untuk menyeimbangkan anggaran tahun 2015 jika tidak ada kenaikan yang berarti pada pertumbuhan ekonomi, kata IMF dalam laporannya.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search