IMF Minta Pemerintah Jerman Lebih Royal Berinvestasi

IMF Minta Pemerintah Jerman Lebih Royal Berinvestasi

Kamis, 16 Juli 2015 15:38:01 WIB

Monexnews - International Monetary Fund (IMF) kembali mengajukan saran kepada Jerman terkait dengan berbagai kendala ekonomi yang dihadapinya. Pemerintah diminta menambah investasi untuk pembangunan proyek infrastruktur yang berpengaruh terhadap kemajuan ekonomi dan untuk mengimbangi efek negatif dari tingginya populasi warga usia tua. IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Jerman sebesar 1,6% tahun ini dan naik ke 1,7% di 2016 mendatang. Faktor utama yang akan mendukung perekonomian adalah kurs mata uang Euro yang rendah dan harga energi yang murah. Rekomendasi tersebut ada dalam pasal IV laporan IMF tentang Jerman yang dirilis beberapa saat lalu. "Jerman haru menambah investasi proyek publik, mempekerjakan lebih banyak kaum perempuan dan mengantisipasi tantangan di sektor jasa," demikian kata Erica Detragiache, Perwakilan IMF untuk Jerman. Lembaga yang bermarkas di Washington itu juga memprediksi current account surplus Jerman naik menjadi 8,4% dari nilai gross domestic product-nya tahun ini atau lebih besar dibandingkan catatan surplus 2014 (7,6%). Pelemahan Euro akan menguntungkan Jerman karena barang-barang ekspornya menjadi lebih murah saat dijual di negara konsumen. Sementara harga sumber energi yang murah juga akan menunrunkan harga produk-produk impor yang masuk ke dalam negeri. Pemerintah Berlin sudah mencanangkan penambahan modal belanja untuk pembangunan infrastruktur termasuk transportasi massa dan prasarana digital. "Meski inisiatif sudah dilakukan, Jerman masih harus mengejar persentase kenaikan alokasi dana pembangunan sebesar 2%," tambah Detragiache. Perekonomian Jerman dianggap rentan terpengaruh oleh perkembangan ekonomi di luar negeri dan rawan terkena efek negatif dari krisis keuangan di zona Euro. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search