IMF Zhu: Tapering Menjadi Resiko Utama Bagi Negara Berkembang Di Asia

IMF Zhu: Tapering Menjadi Resiko Utama Bagi Negara Berkembang Di Asia

Jum'at, 22 November 2013 09:21:04 WIB

Monexnews -

Beberapa negara berkembang di Asia akan menghadapi resiko besar jika pada akhirnya pengurangan stimulus di lakukan oleh negara maju, kata salah seorang pejabat lembaga IMF.

Pertumbuhan global masih rendah dan masih beresiko turun, kata Wakil Direktur IMF Zhu Min dalam kata sambutan yang di persiapkan untuk konfrensi di Port Vila, Vanuatu. Dia tidak jelaskan secara spesifik negara mana yang akan beresiko dari kebijakan pengurangan stimulus moneter yang telah di adopsi oleh Bank Sentral Jepang dan Amerika Serikat.

Negara maju mulai pulih, namun pemulihan secara keseluruhan masih lambat dan terhambat oleh kendala pada sisi permintaan maupun dari sisi pasokan, katanya. Negara berkembang masih memainkan peranan penting, meskipun mereka melambat dari beberapa level peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

Dia mengatakan bahwa ekspansi ekonomi di negara berkembang Asia di perkirakan akan mencapai level 6.25% sampai 6.5% pada tahun ini dan tahun depan.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search