Indeks Manufaktur China Berkontraksi Di Bulan Januari

Indeks Manufaktur China Berkontraksi Di Bulan Januari

Kamis, 23 Januari 2014 10:57:43 WIB

Monexnews -

Indeks manufaktur China yang di laporkan melambat di bulan Januari seiring meredanya jumlah produksi dan pemesanan, dengan indeks tergelincir ke level yang menunjukkan sinyal kontraksi.

Pembacaan awal dari indeks manajer pembelian oleh HSBC Holdings Plc dan Markit Economics yang di rilis pada hari ini sebesar 49.6, berada di level terendah dalam enam bulan, di bandingkan dengan angka final di 50.5 di bulan Desember dan estimasi median di level 50.3 dalam survey Bloomberg News. Pembacaan angka di bawah 50 menunjukkan kontraksi.

Bursa saham Asia dan dollar Australia memperpanjang kerugiannya seiring laporan menunjukkan permintaan global dan domestik melemah, dengan jumlah pemesanan ekspor terbaru merosot. Perlambatan di manufaktur akan menguji kebersediaan dari pada pemimpin termasuk Perdana Mentri Li Keqiang untuk mengambil langkah-langkah yang di rencanakan termasuk memangkas kelebihan kapasitas dan memajukan pelarangan ekspansi utang.

Fokus kebijakan seharusnya cenderung ke arah yang mendukung pertumbuhan, kaya Qu Hongbin, kepala ekonom HSBC China di Hong Kong dalam pernyataannya. Laporan hari ini berarti meredakan momentum pertumbuhan untuk sektor manufaktur, yang sudah di bebani atas pertumbuhan lapangan kerja, kata Qu.

Laporan ini berikan salah satu indikasi pertama dari kinerja ekonomi di tahun 2014 setelah data pada awal pekan ini yang menunjukkan produksi pabrik berkurang pada bulan lalu, melemahkan momentum di tengah tindakan keras terhadap kredit yang mana itu semakin menambahkan tekanan pada outlook ekonomi. Pertumbuhan ekonomi melambat menjadi 7.7% di kuartal ke empat dari 7.8% pada periode Juli September , menurut data yang di rilis oleh biro statisti pada tanggal 20 Januari.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search