Indonesia Perkuat Ketahanan Energi dan Petrokimia: Pertamina dan UOP Tandatangani Kesepakatan Studi Kelayakan Proyek Kilang

Indonesia Perkuat Ketahanan Energi dan Petrokimia: Pertamina dan UOP Tandatangani Kesepakatan Studi Kelayakan Proyek Kilang

Selasa, 08 Oktober 2013 10:29:07 WIB

Monexnews - PT Pertamina (Persero) dan UOP LLC, anak perusahaan Honeywell, perusahaan berbasis di Amerika Serikat, menandatangani kesepakatan untuk melaksanakan Bankable Feasibility Study untuk Rencana Induk Pengembangan Kilang Pertamina yang akan menjadi landasan bagi modernisasi kilang-kilang Pertamina. BFS secara parsial dibiayai oleh United States Trade and Development Agency (USTDA) dengan nilai grant US$1,07 juta. Rencana Induk Pengembangan Kilang akan menjadi landasan bagi Pertamina untuk mencapai tujuan perusahaan menjadi World Class Downstream Business. Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan mengatakan konsumsi bahan bakar di Indonesia telah mengalami peningkatan rata-rata 8% dalam 5 tahun terakhir seiring dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional. Pertamina memperkirakan tren tersebut akan terus berlanjut dalam 5 tahun mendatang dengan rata-rata pertumbuhan permintaan minimal sekitar 5% per tahun. Pada saat yang sama, permintaan domestik untuk produk petrokimian juga diperkirakan terus meningkat, yang diantaranya disebabkan oleh tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di luar Jakarta, terutama melalui pertumbuhan sektor manufaktur. Nilai pasar petrokimia Indonesia diperkirakan akan mencapai US$30 miliar pada 2018 dan Pertamina menargetkan untuk menguasai pangsa pasar sekitar 30%. Untuk itu Pertamina perlu untuk memodernisasi infrastruktur hilirnya untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat, baik energi maupun produk petrokimia di Indonesia. Dengan RDMP ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan Indonesia dari impor, katanya. Pertamina mengoperasikan 5 kilang besar dengan total kapasitas 1,035 juta barel per hari, yang merupakan kapasitas terbesar di Asia Tenggara dan 5 terbesar di Asia. Hal ini dapat menjadi keuntungan komparatif bagi Pertamina untuk mencapai targetnya menjadi pemain utama di sektor energi dan petrokimia di Indonesia maupun di kawasan. UOP, merupakan perusahaan penyedia teknologi kilang minyak dan petrokimia terkemuka dunia, dan menjadi licensor utama teknologi kilang-kilang Pertamina. Pertamina dan UOP telah bekerjasama dalam empat dekade terakhir. UOP akan mengembangkan rencana induk untuk meningkatkan nilai asset hilir Pertamina. (Sumber PT Pertamina (Persero))
Sumber: rilis resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia www.esdm.go.id *disadur tanpa perubahan (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search