Indonesia Punya Waktu 3 Bulan untuk Cairkan Dana dari China & Jepang

Indonesia Punya Waktu 3 Bulan untuk Cairkan Dana dari China & Jepang

Rabu, 01 April 2015 14:47:39 WIB

Monexnews - Pemerintah Indonesia sedang giat melakukan pembangunan infrastruktur. Namun modal untuk investasi tersebut harus didapat melalui pinjaman dari dua negara Asia terbesar, yaitu China dan Jepang. Untuk mencairkan pinjaman dari kedua negara itu, pemerintah Indonesia harus terlebih dahulu menyepakati komitmen pembayaran hutang dan membuat masterplan. Kabinet pimpinan Joko Widodo hanya mempunyai waktu 3 bulan untuk meyakinkan China dan Jepang bahwa Indonesia tidak akan mengalami kendala pelunasan. Apabila deadline itu terlewati, maka harus dicari sumber pendanaan alternatif guna menuntaskan program infrastruktur. Menurut Sekretaris Kabinet, Andi Widjajanto, pemerintah harus mampu memperlihatkan komitmen kuat untuk membangun ekonomi dalam 3 bulan ke depan. Dalam forum energi di Jakarta hari ini, Andi optimis misi hutang pemerintah bisa terpenuhi. Adapun pos pendanaan terbesar akan dipusatkan pada pembangunan sumber tenaga listrik 35.000 megawatt dalam 5 tahun ke depan dengan total investasi mencapai Rp600 triliun ($46 miliar). PLN akan memegang 28% proyek pembangunan tenaga listrik dan sisanya tergantung pada pemerintah. Jika kedua negara kreditur bersedia mencairkan uang, maka berita ini akan menjadi kabar baik bagi pelaku bisnis dan investasi. Pasalnya pembangunan infrstruktur adalah janji utama presiden Joko Widodo semasa kampanye dulu. Dengan terbangunnya jaringan listrik yang merata, maka ada harapan besar kalau perekonomian nasional bisa berkembang sebagaimana yang dicita-citakan. Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, sempat menjanjikan pinjaman 140 miliar Yen, atau lebih dari Rp15 triliun, untuk mendanai proyek infrastruktur di Indonesia. Kesepakatan itu tercapai setelah Presiden Joko Widodo bertemu PM Abe dalam kunjungan ke negara itu. Dana itu akan mengalir untuk proyek transportasi massal MRT di Jakarta, tepatnya jalur utara-selatan dan timur-barat serta proyek transmisi interkoneksi listrik Sumatra-Jawa. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search