Inflasi Diperkirakan Mereda pada Februari

Inflasi Diperkirakan Mereda pada Februari

Selasa, 04 Februari 2014 16:09:39 WIB

Monexnews - Meski masih harus diwaspadai pada Bulan Februari, tetapi inflasi diperkirakan tidak akan setinggi Bulan Januari yang tercatat sebesar 1,07 persen. Hal ini dikarenakan banjir yang mulai mereda, sehingga jalur distribusi tidak lagi terhambat. Mudah-mudahan banjir akan mengendor dan memang biasanya puncak inflasi itu di Bulan Desember, Januari, dan Februari. Tapi biasanya jika (inflasi) Januari sudah tinggi, mudah-mudahanlah turun di Februari, demikian disampaikan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo di Jakarta, Senin (3/2). Menurutnya, inflasi pada Bulan Februari ini tetap harus diwaspadai karena Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) masih tinggi. Terlebih, berdasarkan data BPS, IHPB Januari naik 1,81 persen dibandingkan bulan sebelumnya, dengan kenaikan tertinggi terjadi pada produk pertanian. Karena barang-barang yang dijual pedagang grosir di Januari munculnya di pedagang eceran Bulan Februari, karena mempunyai lag, itu yang harus dijaga, mungkin ini dampak tidak langsung, imbuhnya. Di sisi lain, dampak banjir yang sudah mulai mereda menyebabkan distribusi barang lebih lancar. Namun, yang harus menjadi perhatian pemerintah saat ini adalah meningkatkan perbaikan jalan yang rusak akibat banjir yang melanda beberapa pekan terakhir ini. Di Jakarta sudah ribuan lubang, di daerah-daerah lain juga. Saya kira itu yang harus dikejar semua pihak saat ini, terangnya. Untuk kenaikan tarif dasar listrik, menurut Sasmito belum akan berpengaruh terhadap inflasi Bulan Februari, karena membutuhkan waktu terutama untuk mentransfer beban biaya tersebut ke harga barang atau konsumen. Ini kan butuh waktu, naiknya mulai kapan, terutama (bagi) sektor industri, pungkasnya.(ans)
Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia www.kemenkeu.go.id *disadur tanpa perubahan (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search