Jepang Disarankan Beri Kesempatan bagi Perempuan untuk Bekerja

Jepang Disarankan Beri Kesempatan bagi Perempuan untuk Bekerja

Jum'at, 30 Mei 2014 12:28:49 WIB

Monexnews - Banyak negara Asia menutup akses bagi kaum wanita untuk bekerja seperti halnya pria. Selain faktor budaya, kebijakan yang kurang suportif ditengarai menjadi minimnya jumlah wanita yang bermain di lapangan kerja. Padahal keterlibatan perempuan di sektor perekonomian dianggap berperan dalam menopang pertumbuhan suatu negara. Jepang adalah salah satu negara dengan partisipasi kaum wanita sangat kecil di sektor lapangan kerja. Banyak analis dan pengamat ekonomi menilai hal ini berdampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi. Bahkan menurut Goldman Sachs, nilai GDP Jepang berpeluang naik sekitar 13% dari angkanya saat ini apabila pemerintah mampu menutup gap isu gender di sektor bisnis. "Jepang mengalami penurunan jumlah warga produktif dan penuaan populasi. Kalau mau mempercepat perekonomian, semua pihak harus membiarkan keberagaman (jenis kelamin) di tempat kerja," ulas Goldman Sachs dalam laporannya. Perluasan posisi di sektor formal bagi kaum hawa harus dilakukan oleh pelaku bisnis. Perdana Menteri Shinzo Abe dalam sebuah wawancara dengan Wall Street Journal, pernah mengatakan bahwa pemerataan kesempatan kerja adalah keniscayaan bagi negaranya. Isu gender seharusnya tidak lagi menjadi penghambat kemajuan, seperti yang sudah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. "Womenomic adalah harus! Itu kalau kita ingin benar-benar maju," tegasnya pada kampanye tahun lalu. Sejak Abe memerintah, jumlah pekerja wanita memang sudah meningkat bertahap. Namun begitu, Goldman sendiri masih menilai keberagaman gender di lapangan kerja masih menjadi kendala dalam pencapaian target ekonomi Jepang karena komposisi karyawan wanita dan laki-laki tetap timpang. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search