Jepang Persiapkan Stimulus Sekitar 50 Milyar Dollar

Jepang Persiapkan Stimulus Sekitar 50 Milyar Dollar

Kamis, 12 September 2013 16:42:49 WIB

Monexnews - Jepang saat ini sedang memperimbangkan stimulus ekonomi sebesar 50 milyar dollar untuk mengatasi dampak akibat kenaikan pajak penjualan nasional yang bertujuan menekan tingkat hutang pemeirntah yang membengkak, menurut salah satu orang yang terlibat dalam keputusan itu pada hari Kamis. Perdana Menteri Shinzo Abe akan menaikkan pajak menjadi 8% dari 5% di bulan April, menolak usulan dari sejumlah penasehat untuk menunda atau membatalkan pengetatan fiskal untuk menjaga pemulihan ekonomi agar terus berjalan.

Kenaikan pajak merupakan usaha paling nyata dalam beberapa tahun oleh Jepang untuk mengatasi tingkat hutang publik yang mencapai lebih dari dua kali lipat output ekonomi tahunan negara, dan merupakan yang tertinggi di dunia. Namun Abe telah mengatakan bahwa ia harus menyeimbangkan kebutuhkan jangka panjang untuk keseimbangan anggaran terhadap proiritas utamanya yaitu mengeluarkan Jepang dari deflasi sepajang 15 tahun dan tingkat pertumbuhan yang rendah.

Untuk mengatasi dampak dari kenaikan pajak, Abe pekan ini menginstruksikan pada kabinetnya untuk merancang paket stimulus pada akhir bulan nanti. Salah satu opsi adalah paket belanja bernilai 5 triliun yen (50.01 milyar dollar), menurut salah satu sumber. Pemerintah memperkirakan bahwa setiap persen kenaikan pada pajak akan menciptakan pendapatan sekitar 2.7 trilyun yen.

Kepala sektretariat cabinet Yoshihide Suga mengatakan Abe masih belum memutuskan peruhal kenaikan pajak, langkah yang diperkirakan akan diambil tanggal 1 Oktober setelah Bank of Japan merilis survey sentimen bisnis. Suga, yang merupakan juru bicara utama pemerintah, mengatakan Menteri Keuangan Taro Aso dan Menteri Perekonomian Akira Amari akan meethe top government spokesman, said Finance Minister Taro Aso and Economics Minister Akira Amari akan menentukan jumlah dan ini paket tersebut. Amari telah mengatakan bahwa paket stimulus harus lebih besar dari 2 trilyun yen untuk menghindari keterpurukan ekonomi. Opsi termasuk pembayaran pada masyarakat berpenghasilan rendah untuk memicu pembelian rumah, penghapusan pajak perusahaan yang meningkatkan belanja modal dan kemungkinan pemangkasan pajak pendapatan, menurut sumber

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search