Jepang Setujui Paket Ekonomi Senilai 182 Milyar Dollar

Jepang Setujui Paket Ekonomi Senilai 182 Milyar Dollar

Kamis, 05 Desember 2013 16:23:44 WIB

Monexnews - Kabinet Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menyetujui paket ekonomi senilai 182 milyar dollar pada hari Kamis untuk menarik ekonomi keluar dari deflasi, namun masih ada keraguan terhadap dampaknya pada perekonomian. Paket memiliki jumlah senilai 18.6 trilyun yen (182 milyar dollar), dinilai berlebihan seiring sebagian besar paket tersebut termasuk pinjaman dari bank pemerintah dan anggaran belanja pemerintah lokal yang sudah dijadwalkan.

Inti paket bantuan tersebut adalah 5.5 trilyun yen pada kebijakan belanja yang diperintahkan oleh Abe di bulan Oktober untuk menopang perekonomian menjelang kenaikan pajak penjualan nasional di bulan April, dan pemerintah tidak harus menjual obligasi baru untuk mendanai pengeluaran ini. Paket ini telah menimbulkan kecemasan bahwa pemerintah Jepang belum terlepas dari kebijakan stop-gap dan pengambilan kebijakan yang sedikit demi sedikit, yang dikatakan orang-orang dapat menekan tingkat pertumbuhan jangka panjang.

"Pelaku pasar menginginkan pemerintah untuk lebih fokus pada kekuatan dari kebijakan ekonomi," ucap Hiroshi Miyazaki, ekonom senior pada Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities. "Beberapa hal seperti rekonstruksi kembali dari gempa bumi, sudah dijadwalkan dan bukanlah benar-benar merupakan strategi ekonomi."

Kebijakan yang disetujui pada hari Kamis akan menambah sekitar 1% pada gross domestic product dan menciptakan sekitar 250,000 lapangan pekerjaan, menurut kantor

kabinet. Miyazaki merasa kurang optimis, mengatakan kebijakan tersebut mungkin hanya akan berkontribusi sekitar 0.4% seiring sebagian besar pembayaran langsung oleh pemerintah pada orang tua dan keluarga akan langsung masuk ke dalam tabungan.

Langkah yang disetujui pada hari Kamis ini termasuk kebijakan untuk meningkatkan kompetitifitas, membantu wanita, anak muda dan orang tua, mempercepat rekonstruksi dari gempa bumi dan tsunami pada Maret 2011 lalu, dan membangun infrastruktur untuk Olimpiade 2020 di Tokyo.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search