Jerman Ungguli Perancis Dan Italia Dalam Hal Pemulihan

Jerman Ungguli Perancis Dan Italia Dalam Hal Pemulihan

Selasa, 25 Februari 2014 22:14:01 WIB

Monexnews - Jerman nampak bersiap untuk meninggalkan Perancis dan Italia di tahun 2014 seiring perekonomian zona euro mulai pulih secara bertahap dari krisis terburuknya, menurut komisi Eropa pada hari Selasa. Dalam kebangkitan dari krisis beberapa tahun belakangan ini, Brusseles menaikkan tipis proyeksi pertumbuha untuk blok Eropa dengan perekonomian senilai 9 trilyun euro menjadi 1.2% di tahun 2014 dari 1.1% sebelumnya. Hal tersebut sebagian besar disebabkan oleh perkiraan kenaikan sebesar 1.8% pada negara perekonomian terbesar zona euro Jerman.

Statistik tersebut juga menjelaskan skala tantangan yang dihadapi Italia dan Perdana Menteri barunya, Matteo Renzi, untuk memulihkan negara perekonomian terbesar ketiga di Eropa.

Komisi Eropa memprediksikan laju pertumbuhan yang lebih rendah sebesar 0.6% tahun ini. Sementara negara perekonomian terbesar kedua yaitu Perancis diperkirakan untuk bertumbuh sebeasr 1% di tahun 2014. Untuk blok Eropa secara keseluruhan, Komisi Eropa menaikkan tipis perkiraan pertumbuhan untuk tahun 2015 menjadi 1.8%.

"Pemulihan sedang menguat," ucap

Olli Rehn, Komisioner Uni Eropa yang berwenang terhadap kebijakan ekonomi. Kita telah melewati yang terburuk dari krisis," ucapnya, namun ia memperingatkan bagaimanapun pemulihan masih berjalan lambat". Membaiknya outlook pertumbuhan akan melegakan bagi European Central Bank, namun petinggi ECB harus berurusan dengan perkiraan yang menunjukkan tingkat inflasi akan melekat di level rendah dan tidak ada penurunan signifikan pada tingkat pengangguran kawasan eropa.

Sementara itu, data output ekonomi menunjukkan seberapa Eropa masih tertinggal oleh Amerika Serikat. Perekonomian AS diperkirakan akan bertumbuh sebesar sekitar 3% di tahun 2014, terdukung oleh program pencetakkan uang besar-besaran yang belum mampu ditiru oleh ECB. Data ini menggambarkan garis pemisah yang jelas di zona euro antara negara-negara di selatan seperti Yunai, yang kesulitan secara ekonomi dan meminta keleluasaan untuk berbelanja, dan Jerman, yang didukung oleh kuatnya sektor ekspor dan bertekad menegakkan penghematan.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search