JP Morgan: Aksi Sell-off Saham Terlalu Berlebihan

JP Morgan: Aksi Sell-off Saham Terlalu Berlebihan

Rabu, 19 September 2018 19:10:33 WIB

Aksi jual besar-besar aset berisiko seperti saham baru-baru ini di pasar emerging market telah berlebihan, dan ada peluang sekarang bagi investor untuk mulai akumulasi kembali, demikian pernyataan kepala eksekutif bisnis China J.P. Morgan Chase.

Mark Leung, yang berbicara kepada CNBC di World Economic Forum pada hari Rabu, mengatakan bahwa investor harus mempertimbangkan China, khususnya sebagai salah satu pasar di emerging market.

"Kami pikir sell-off telah berlebihan, dan jika Anda melihat positioning dan juga sisi fundamental, kami pikir ada alasan untuk mulai masuk ke pasar negara berkembang untuk jangka menengah dan panjang. China adalah bagian besarnya."

Dalam beberapa minggu terakhir, masalah ekonomi telah memukul Turki dan Argentina, yang menyebabkan aksi jual dalam mata uang yang berkembang termasuk di Asia. Beberapa indeks saham pasar berkembang juga mengalami penurunan tajam.

Perekonomian terbesar Asia (China) telah mempercepat pembukaan sektor keuangannya untuk asing, kata Leung, dengan perkembangan utama seperti membangun jaringan perdagangan bursa Shanghai-London, dan sistem penyelesaian baru untuk skema investasi obligasi yang menghubungkan China daratan ke Hong Kong.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search