JP Morgan: Imbal Hasil US Treasury Akan Kembali Meningkat ke 2,24%

JP Morgan: Imbal Hasil US Treasury Akan Kembali Meningkat ke 2,24%

Kamis, 13 Juni 2019 16:09:07 WIB

Imbal hasil US Treasury tenor 10-tahun diperkirakan terus meningkat setelah memantul dari level teknis utama, menurut JPMorgan Chase & Co.

Kombinasi indikator penentuan posisi dan analisis berbasis momentum menunjukkan pembalikan jangka pendek setelah yield obligasi acuan ini turun ke zona 2,01% hingga 2,08% sebelum pulih, ahli strategi teknis Jason Hunter menulis dalam sebuah catatan Selasa. Imbal hasil dapat naik menuju level 2,24%, dengan langkah yang bahkan lebih tinggi menarik pembeli lagi, katanya.

"Teknis perbendaharaan mendukung beberapa pembalikan rata-rata jangka pendek untuk hasil yang lebih tinggi," tulis Hunter. "Kami mengharapkan minat beli yang signifikan di dekat area penembusan 2,28% -2,36% Maret hingga Mei jika cadangan meluas sejauh itu.

Imbal hasil 10-tahun turun serendah 2,05% pada 7 Juni setelah laporan pekerjaan AS yang mengecewakan mendukung spekulasi Federal Reserve akan memangkas suku bunga, sebelum kemudian pulih. Pergerakan harga obligasi AS menyarankan imbal hasil setidaknya mendasarkan sementara di dekat level 2,08%, menurut Hunter.

Imbal hasil atau yield obligasi dijadikan acuan para trader dalam trading mata uang. Perbedaan yield obligasi sebuah negara dengan yield obligasi negara lain menjadi indikator nilai pasangan mata uang, Saat gap antara yield obligasi AS dan obligasi Jerman (obligasi acuan di zona euro) melebar maka nilai EURUSD melemah, sebaliknya jika menyempit maka EURUSD menguat.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search