J.P. Morgan: Pasca Voting, Pound Berpeluang Menguat Hingga 4%

J.P. Morgan: Pasca Voting, Pound Berpeluang Menguat Hingga 4%

Senin, 14 Januari 2019 19:43:44 WIB

Setelah voting parlemen Inggris besok, pergerakan nilai mata uang poundsterling diperkirakan akan bergerak dalam volatilitas tinggi. J.P. Morgan sendiri memproyeksikan poundsterling berpeluang menguat hingga 4% dibandingkan mata uang utama lainnya. Peluang penguatan ini berpeluang terjadi jika hasil kesepakatan Inggris dan Uni Eropa yang sudah dipegang oleh Perdana Menteri Theresa May disetujui oleh Parlemen.

Mengutip CNBC Internasional, ketua strategi pasar dari J.P. Morgan Asset Management, Karen Ward mengatakan bahwa penguatan poundsterling akan kembali pada level tertinggi saat May kembali ke Brussels untuk melakukan negosiasi. Setidaknya pound berpeluang pulih ke level saat momen tersebut terjadi.

Keadaan mungkin saja berbalik jika ternyata proposal kesepakatan itu ditolak oleh parlemen. Masih pada sumber yang sama, Jane Foley, kepala strategi trading forex dari Rabobank mengatakan bahwa potensi pelemahan GBPUSD terlihat ke area level 1.2500. Sedangkan peluang penguatan - jika proposal diterima parlemen - akan mengincar area 1.3000.

Detik-detik menjelang Inggris harus secara resmi keluar dari Uni Eropa pada 29 Maret mendatang, negosiasi yang dilakukan May tampak terus membebani pergerakan GBPUSD. Belum adanya kepastian, melahirkan beberapa outlook yang bisa saja terjadi. Mulai dari voting kedua hingga kemungkinan referendum kedua.


(dny)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search