Kanselir Merkel Cemaskan Angka Pengangguran Eropa

Kanselir Merkel Cemaskan Angka Pengangguran Eropa

Kamis, 04 Juli 2013 13:12:21 WIB

Monexnews - Meskipun diterpa krisis dalam dimensi yang berbeda-beda, hampir semua negara maju sesungguhnya mengalami tipikal masalah yang sama: tenaga kerja. Kanselir Jerman, Angela Merkel, bahkan memberi perhatian serius terhadap minimnya kesempatan kerja bagi para pemuda Eropa. Pada pertemuan tingkat tinggi Eropa di Berlin, Kanselir Jerman membahas perlunya langkah baru untuk menuntaskan masalah pengangguran. Pemimpin Eropa sepakat menyisihkan dana 6 miliar Euro demi perluasan lapangan kerja bagi usia produktif, namun belum tahu uang sebanyak itu akan dipakai untuk program apa. Statistik memperlihatkan bahwa 23% warga di bawah usia 25 tahun tidak memiliki pekerjaan di seluruh penjuru Eropa. Artinya, sekitar 1 dari 4 golongan muda tidak memiliki mata pencarian guna menopang kebutuhan pribadi dan rumah tangganya. Rasio kontribusi pengangguran terbesar disumbang oleh dua negara dengan ekonomi paling bermasalah di kawasan yaitu Yunani dan Spanyol. Di Jerman sendiri rasio pengangguran usia produktif relatif terjaga di level 7.6%. Merkel menargetkan pembukaan lapangan kerja baru di wilayah Selatan Eropa, area di mana banyak negara sedang giat memperketat belanja anggaran. Pemimpin Eropa tidak menutup suntikan dana lebih demi perbaikan tenaga kerja, asalkan dana yang disepakati saat ini bisa dipakai untuk program yang ampuh. "Saya rasa uang bukan masalah. Uang bisa dicari lagi selama kita mampu membuka kesempatan (kerja) bagi seluruh warga Eropa," tutupnya. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search