Keluar Berbarengan, 3 Data China Dirilis Negatif

Keluar Berbarengan, 3 Data China Dirilis Negatif

Rabu, 11 Maret 2015 13:55:08 WIB

Monexnews - Perekonomian China terbukti melambat di dua bulan pertama tahun 2015. Hal ini tercermin dari penurunan angka produksi sektor industri dan investasi aset dari laporan yang dirilis oleh pemerintah beberapa saat lalu. Hasil produksi industri atau industrial output naik 6,8% dibandingkan bulan Januari dan Februari 2014 lalu. Padahal pada bulan Desember, data serupa sempat naik 7,9%, demikian laporan National Bureau of Statistics China. Sementara jika dibandingkan dalam skala bulanan, industrial production Februari meningkat 0,45% dibandingkan bulan Januari 2015. Sebelumnya, survei analis Wall Street Journal memperkirakan industrial production naik 7,6% atau di atas data riil hari ini. Laporan produksi industri bulan Januari dan Februari dirilis berbarengan untuk mengurangi distorsi angka akibat perayaan tahun baru China. Mengingat momen ini kerap membuat data produksi industri melonjak tajam dibandingkan bulan-bulan biasa. Sementara untuk periode Desember 2014 - Januari 2015, pemerintah tidak mengumumkan kenaikan atau penurunannya. Data terpisah juga memperlihatkan bahwa arus investasi aset tetap atau fixed-asset investment di wilayah non-perkotaan meningkat 13,9% antara bulan Januari dan Februari 2015. Rasio kenaikan itu lebih kecil dibandingkan dengan persentase kenaikan tahunan di 2014 lalu yang mencapai 15,7% dan perkiraan analis di 15,1%. Sementara laporan retail sales Januari-Februari 2015 juga tidak terlalu bagus, hanya naik 10,7% dibandingkan persentase kenaikan bulan Desember sebesar 11,9%. Angka penjualan ritel juga tidak memenuhi perkiraan analis di level 11,5%. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search