Korsel Umumkan Korban Jiwa ke-6 Akibat Virus MERS

Korsel Umumkan Korban Jiwa ke-6 Akibat Virus MERS

Senin, 08 Juni 2015 11:32:00 WIB

Monexnews - Virus Middle East Respiratory Syndrome atau MERS semakin mewabah di Korea Selatan dalam satu pekan terakhir. Pemerintah beberapa saat lalu mengumumkan jatuhnya korban jiwa ke-enam akibat virus mematikan ini. Sebanyak 87 orang di Korea Selatan telah terinfeksi MERS sejak tahun lalu. Sekitar 1.870 sekolah ditutup dan lebih dari 2000 orang di-isolasi di rumahnya masing-masing karena diduga telah menjalin kontak dengan pasien yang terkena virus. Korban terakhir yang jatuh adalah seorang pria berusia 80 tahun. Ia sempat mendapat perawatan atas dugaan penyakit pneumonia sebelum akhirnya diketahui terjangkit MERS. Pemerintah Korea pada hari Minggu mengumumkan 24 rumah sakit di mana muncul laporan-laporan soal pasien yang terkena wabah asal Timur Tengah ini. Pengumuman pemerintah bertujuan untuk memberi rujukan bagi warga yang menderita gejala tertentu supaya memeriksakan diri ke lokasi yang ditunjuk. Sebelumnya otoritas kesehatan menolak memberitahu rumah sakit mana saja yang sudah melaporkan kasus MERS karena takut warga justru menjauhinya. Sejauh ini, kasus MERS identik dengan rumah sakit. Kami yakin mampu menecegah penularan secara total," kata Wakil Perdana Menteri Choi Kyung-hwan kepada media. Ahli farmasi sendiri mengklaim belum ada vaksin untuk mematikan virus namun penularan bisa dicegah dengan menghindari kontak fisik dengan si penderita. Tidak ada indikasi penyebaran MERS melalui udara sehingga warga diminta tidak perlu bereaksi secara berlebihan. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search