Kuroda Tidak Mengkritik Langkah Abe

Kuroda Tidak Mengkritik Langkah Abe

Rabu, 19 November 2014 16:07:00 WIB

Monexnews - Bank of Japan mempertahankan kebijakan moneter dan outlook perekonomian yang positif miliknya pada hari Rabu pasca rilis data yang menunjukkan perekonomian telah jatuh ke dalam resesi, memilih untuk menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengukur dampak kejutan pelonggaran kebijakannya bulan lalu. Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda menghindari untuk mengkritik keputusan Perdana Menteri Shinzo Abe pada hari Selasa lalu untuk menunda kenaikan pajak yang didukung oleh pejabat bank sentral sebagai langkah yang dibutuhkan untuk menyeimbangkan anggaran. Sesuai ekspektasi, BOJ memilih untuk melanjutkan program pembelian obligasi pemerintah dan aset beresiko miliknya, berjanji untuk menaikkan jumlah base money, atau uang dan deposit pada bank sentral, dengan laju tahunan sebeasr 80 trilyun yen (683 milyar dollar).

"Perekonomian

Jepang terus pulih dalam trend yang moderat, meski sejumlah kelemahan masih terdapat terutama pada output," menurut pernyataan BOJ. Bank sentral menaikkan outlook sektor ekspor mejadi "flat" dari melemah. Anggota dewan kebijakan BOJ Takahide Kiuchi, salah satu yang menolak program quantitataive easing saat ini, menentang keputusan kebijakan sebagai wujud penolakan dirinya yang berlanjut terhadap pelonggaran moneter bulan lalu yang dibuat atas hasil voting sangat tipis.
Kuroda, berbicara pada wartawan pasca keputusan BOJ, fokus pada janji Abe untuk mempertahankan komitemen jangka panjang Jepang untuk menekan jumlah hutang paling tinggi di negara industri tersebut. "Kenaikan pajak adalah sesuatu yang diputuskan oleh pemerintah dan parlemen, meninjau kondisi ekonomi dan lainnya saat ini," ucap Kuroda. "Secara umu, hal tersebut penting bagi Jepang sebagai sebuah negara yang mempertahankan kepercayaan pasar terhadap sektor keuangannya." "Pemerintah telah merilis rencana konsolidasi fiskal jangka menengah dan telah menetapkan target yang jelas... Kami berharap pemerintah terus menerapkan kebijakan, berdasarkan rencana tersebut, untuk menciptakan struktur fiskal yang kokoh."

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search