Laporan Tenaga Kerja Melemah, Dollar Tertekan Di Hari Jumat Malam

Laporan Tenaga Kerja Melemah, Dollar Tertekan Di Hari Jumat Malam

Jum'at, 10 Januari 2020 20:53:42 WIB

Dolar AS melemah di hari Jumat (10/1) malam, setelah laporan tenaga kerja utama AS dirilis lebih buruk dari ekspektasi, membantu penguatan mata uang lain terhadap dolar.

Laporan tenaga kerja AS yang menjadi salah satu tolok ukur tingkat pendapatan tenaga kerja di AS dirilis jam 20:30 WIB.
- Data Non-Farm Employment Change, yang mengukur jumlah tenaga kerja dalam satu bulan di luar sektor pertanian, pegawai pemerintah dan pelayan masyarakat, dirilis sebesar 145ribu tenaga kerja pada bulan Desember 2019, turun dari sebelumnya 266 ribu tenaga kerja pada bulan November tahun yang sama.
- Data Indeks upah rata-rata per jam untuk bulan Desember 2019 turun menjadi 0.1%, dari bulan sebelumnya 0.2%.
- Data Indeks jumlah pengangguran, yang dihitung berdasarkan pengajuan santunan pengangguran di bulan Desember 219 tetap pada 3.5% dari bulan November.

Indeks Dolar AS turun ke level terendah hari ini, mendorong mata uang lain menguat terhadap dolar. Euro naik mencatat level tertinggi 1.1135 setelah rilis data. Pounsterling juga menguat mencatat level tertinggi 1.3096. Yen Jepang menguat, diperdagangkan hanya 109.49 per dolar AS. Dolar Australia juga naik mencatat level tertinggi harian 0.6891. Harga emas naik ke $1556.55, menembus level tertinggi harian yang dicatat di awal perdagangan.

Sebelumnya Dolar AS cenderung menguat didukung sentimen ketegangan Timur Tengah yang mereda. Ketegangan yang dipicu oleh serangan drone oleh AS dan membunuh jendral besar Iran, diikuti serangan balasan dari Iran yang menhancurkan perlengkapan perang AS di 2 pangkalan militer Irak, telah menjadi fokus utama pasar sejak akhir minggu lalu. Meredanya ketegangan bersenjata dari kedua belah pihak telah mendorong dolar naik, dan masih mungkin membatasi pelemahan dolar secara signifikan.

Jelang libur akhir pekan, bilamana ketegangan AS - Iran kembali meningkat pelemahan dolar mungkin berlanjut di awal perdagangan pekan depan. Sebaliknya bila kondisi bertahan, fokus pasar akan beralih pada penandatanganan kesepakatan dagang tahap pertama AS - Tiongkok yang dijadwalkan pada hari Rabu 15 Januari 2020, dengan delegasi Tiongkok akan tiba di AS sejak hari Senin.


(Andian)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search