Mantan Menteri Inggris Serukan Untuk Voting Kedua Brexit

Mantan Menteri Inggris Serukan Untuk Voting Kedua Brexit

Senin, 16 Juli 2018 16:33:59 WIB
Seorang mantan menteri Inggris pada hari Senin menyerukan untuk mengadakan referendum kedua untuk memecah kebuntuan parlemen tentang Brexit, dengan emngatakan bahwa usulan Perdana Menteri Theresa May untuk hubungan baru dengan Uni Eropa adalah sebuah kecurangan yang tidak akan memuaskan siapapun.

Justine Greening, mantan menteri pendidikan yang mengundurkan diri dari pemerintahan di bulan Januari, mengatakan ahwa strategi negosiasi May tidak akan menyenangkan mereka yang menginginkan pecah hubungan seutuhnya dengan Uni eropa atau mereka yang menentang Brexit sama sekali.

Greening dalam tulisannya di surat kabar Times mengatakan bahwa kami akan menyeret pemilih pendukung keluar dari Uni Eropa untuk kesepakatan ini yang berarti masih mematuhi aturan Uni eropa, namun sekarang tanpa mengatakan atau membentuknya.

Dia juga mengatakan bahwa ini bukan yang mereka inginkan, dan selain itu ketika mereka mendengar bahwa pemilih tidak senang, mereka bertanya, apa masalahnya?. Untuk yang memilih meninggalkan Uni eropa, kesepakatan ini tidak memberikan perpecahan yang tepat untuk Uni Eropa seperti yang mereka inginkan.

PM May telah mengesampingkan voting ulang di tahun 2016 dimana warga Inggris memilih 52-48 persen untuk meninggalkan Uni Eropa.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search