Manufaktur Inggris Mereda Di Tengah Lemahnya Permintaan Ekspor

Manufaktur Inggris Mereda Di Tengah Lemahnya Permintaan Ekspor

Kamis, 02 Januari 2014 18:05:28 WIB

Monexnews -

Pertumbuhan manufaktur Inggris secara tak terduga mereda di bulan Desember seiring melemahnya permintaan ekspor, hal ini menyoroti adanya permasalahan dalam pemulihan.

Indeks aktivitas pabrik turun menjadi 57.3 dari data yang direvisi menjadi 58.1 di bulan November, kata Markit Economics dalam laporannya hari ini di London. Indeks yang berada di atas level 50 menunjukkan perbedaan ekspansi dari kontraksi untuk bulan kesembilan beruntun. Secara terpisah sebuah laporan menunjukkan manufaktur di China melemah pada bulan lalu, sementara para ekonom perkirakan manufaktur di AS akan mereda.

Perdana Menteri David Cameron kemarin mengatakan bahwa pemulihan di Inggris adalah benar, namun juga rapuh, dan pemerintah telah memiliki lima rencana untuk memacu pertumbuhan. Di saat ekonomi telah menguat, Gubernur Bank of England Mark Carney telah mengatakan bahwa para pembuat kebijakan tidak akan pertimbangkan kenaikan suku bunga sampai setidaknya tingkat pengangguran turun ke level 7 persen.

Dengan asumsi harga komoditas tidak naik lebih lanjut, kami percaya bahwa sektor manufaktur akan terus pulih di tahun 2014, kata Samuel Tombs, seorang ekonom di Capital Economics Ltd. di London. Meskipun permintaan dari luar negeri mungkin relatif lemah, pelonggaran atas pembatasan kredit dan penekanan pada pendapatan riil rumah tangga seharusnya meningkatkan permintaan dalam negeri untuk investasi dan barang-barang konsumen.

Pembacaan atas perkiraan ekonom pada laporan indeks manufaktur sebesar 58.4, berdasarkan estimasi dari 24 ekonom dalam survey Bloomberg.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search