Media China Sambut Dingin Kemenangan PM Australia Scott Morrison

Media China Sambut Dingin Kemenangan PM Australia Scott Morrison

Senin, 20 Mei 2019 13:49:14 WIB

Media milik pemerintah China, Global Times, menyatakan bahwa hubungan China-Australia akan kembali jauh dari "hangat" menyusul terpilih kembalinya Perdana Menteri Scott Morrison pada pemilihan umum federal akhir pekan kemarin.

Dalam editorial yang diposting ke akun resmi surat kabar Global Times di WeChat tidak lama usai hasil quick count, surat kabar itu mengatakan masyarakat China mengkhawatirkan dampak terpilih kembalinya Scott Morrison terhadap hubungan luar negeri.

"Hasil pemilihan ini juga berarti bahwa hubungan China-Australia, yang telah memburuk dalam beberapa tahun terakhir di bawah kepemimpinan Koalisi yang berkuasa yang terdiri dari Partai Liberal Australia dan Partai Nasional, akan terus memiliki prospek yang tidak pasti," bunyi editorial itu.

Pekan lalu pernyataan Scott menuai protes dari China dan juga warganet, karena Scott menyebut AS sebagai "teman" dan China hanya sebagai "pelanggan".

Hubungan politik Australia dengan China telah memburuk dalam dua tahun terakhir Beijing dituduh berusaha ikut campur dalam politik Australia. Sementara media pemerintah China mengatakan bahwa kekhawatiran Australia terhadap pengaruh Beijing disebabkan oleh rasa "kurang percaya diri.

China merupakan tujuan utama ekspor mineral dasar asal Australia yang digunakan sebagai bahan baku manufaktur di China, karena itu Aussie merupakan mata uang proxy ekonomi China.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search