Menkeu: Asia Tenggara Akan Jadi Salah Satu Pusat Pertumbuhan Dunia

Menkeu: Asia Tenggara Akan Jadi Salah Satu Pusat Pertumbuhan Dunia

Kamis, 27 Maret 2014 11:28:57 WIB

Monexnews - Asia sedang mengalami pertumbuhan yang cukup baik di tengah situasi global yang tidak menentu. Oleh sebab itu, Asia menjadi destinasi investasi yang sangat ideal saat ini. Kekuatan ekonomi dunia di masa yang akan datang akan berpusat pada tiga kawasan, yaitu Asia Selatan, Asia Timur dan tentu saja Asia Tenggara dengan 600 juta populasinya. Oleh karena itu, peran ASEAN sebagai salah satu kekuatan ekonomi dunia menjadi sangat krusial, demikian dikatakan Menteri Keuangan (Menkeu) M.Chatib Basri dalam sambutannya pada acara OECD Southeast Asia Regional Forum di Hotel Grand Nikko Bali, Rabu (26/3). Terkait hal tersebut, upaya penyatuan dan penguatan kerja sama ekonomi untuk meningkatkan kemakmuran negara-negara ASEAN melalui ASEAN Economic Community (AEC) dirasa sangat relevan dan penting untuk mewujudkan ASEAN sebagai salah satu kekuatan dunia pada masa yang akan datang. Untuk itu, diperlukan dukungan berupa jaringan produksi yang kuat. Esensi dari jaringan produksi yang kuat adalah logistik, dan logistik membutuhkan infrastruktur yang baik, jelas Menkeu. Menurut Menkeu, forum yang digelar selama tiga hari, yakni pada 24-26 Maret 2014 ini merupakan langkah awal dan upaya negara-negara ASEAN dengan dibantu negara-negara anggota Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) untuk mempersiapkan diri menuju AEC pada 2015 mendatang dengan berfokus pada sembilan isu. Kesembilan isu tersebut yaitu pajak, investasi, reformasi regulasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM), konektivitas dan peran kerja sama pemerintah-swasta (Public Private Partnership/PPP) untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan dan keterampilan, perdagangan, inovasi, dan gender. "Saya berharap, forum ini akan menghasilkan berbagai masukan yang bermanfaat seperti rekomendasi kebijakan bagi pemerintah negara-negara Asia Tenggara, serta menjadi media dialog bagi negara-negara Asia Tenggara dengan OECD," tutup Menkeu.(fg)
Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia www.kemenkeu.go.id *disadur tanpa perubahan (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search