Menkeu: Indonesia Menuju Keseimbangan Normal

Menkeu: Indonesia Menuju Keseimbangan Normal

Jum'at, 06 Desember 2013 13:51:17 WIB

Monexnews - Indonesia sedang bergerak ke arah equilibrium (keseimbangan) yang sesungguhnya saat ini, yaitu kondisi dimana perekonomian negara tanpa pengaruh kebijakan quantitative easing (QE) Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed). Demikian disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) M. Chatib Basri dalam Seminar Internasional 'Structural Policy Challenges in Indonesia: Medium-Term Challenges and Responses' di Aula Djuanda Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (5/12). Menkeu menjelaskan, peningkatan harga komoditas, tingginya capital inflow serta penguatan nilai tukar rupiah yang terjadi dalam kurun waktu empat tahun terakhir merupakan dampak sementara dari kebijakan QE Amerika Serikat. Ketika terjadi perubahan dan ketidakpastian dalam kebijakan tersebut, maka pasar bereaksi. Negara-negara yang juga mengalami hal serupa dengan Indonesia mulai terkena imbasnya. Beberapa hal buruk yang mungkin terjadi pada Indonesia diantaranya nilai tukar rupiah yang terus berfluktuasi serta menurunnya harga komoditas ekspor, kata Menkeu. Oleh sebab itu, pemerintah melakukan pengetatan kebijakan fiskal dan moneter dalam menghadapi dampak kebijakan tapering off QE yang diperkirakan baru diketahui kepastiannya tahun depan. Salah satunya adalah dengan menaikkan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) sebesar 175 basis points. Meskipun kenaikan BI rate ini tidak menguntungkan bagi tingkat pertumbuhan, pemerintah memandang langkah ini sangat baik untuk menurunkan permintaan. Langkah pemerintah selanjutnya, lanjut Menkeu, adalah dengan menurunkan defisit anggaran sebesar 2,4 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2013 menjadi 1,69 persen pada 2014. Itu belum cukup, Indonesia memerlukan kebijakan jangka menengah dan jangka panjang. Untuk itu, negara-negara emerging market, termasuk Indonesia perlu memfokuskan diri pada sektor supply yaitu reformasi struktural, kata Menkeu. Bentuknya berupa kebijakan yang berhubungan dengan pengurangan impor dan peningkatan ekspor. Kebijakan tersebut akan segera dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan.(fr)
Sumber: publikasi resmi Kemeterian Keuangan Republik Indonesia www.kemenkeu.go.id
*disadur tanpa perubahan (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search