Menkeu: Pelemahan Rupiah Tidak Bahayakan Kondisi Fiskal

Menkeu: Pelemahan Rupiah Tidak Bahayakan Kondisi Fiskal

Rabu, 11 Maret 2015 11:06:34 WIB

Monexnews - Pemerintah memastikan, kondisi moneter dan sektor keuangan secara makro saat ini berada pada posisi yang stabil dan terjaga. Namun demikian, pemerintah akan tetap waspadai pergerakan nilai tukar dan akan mengambil kebijakan untuk dapat memperkuat rupiah. Seperti diketahui, nilai tukar rupiah dalam beberapa hari terakhir telah menembus Rp13.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Padahal, asumsi nilai tukar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN-P) 2015 sebesar Rp12.500 per dolar AS. Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro menilai, pelemahan nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir tersebut tidak membahayakan dari sisi fiskal. Hal ini justru akan menciptakan tambahan surplus pada anggaran, dan tidak membahayakan anggaran secara keseluruhan. Setiap pelemahan sebesar Rp1 dalam nilai tukar, kita justru akan menciptakan tambahan surplus di anggaran, setelah melihat selisih antara tambahan penerimaan dari migas dan pertambangan, royalti dan bagi hasil migas dikurangi dengan tambahan pembayaran bunga utang, selisihnya itu adalah tambahan surplus ke anggaran, ungkap Menkeu dalam konferensi pers perkembangan ekonomi terkini di Kantor Pusat Kementerian Keuangan, Jakarta pada Selasa (10/3). Lebih lanjut ia mengungkapkan, risiko fiskal tahun 2015 yang utama bukan datang dari nilai tukar, dan justru berasal dari target penerimaan. Kalau kita membicarakan risiko fiskal tahun 2015, risiko itu lebih kepada target penerimaan, terutama pajak, tambahnya.(wa) Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia www.kemenkeu.go.id *disadur tanpa penyuntingan (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search