Menkeu: Secara Umum, Outlook APBNP Masih Aman dan Manageable

Menkeu: Secara Umum, Outlook APBNP Masih Aman dan Manageable

Kamis, 28 Mei 2015 15:08:40 WIB

Monexnews - Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro mengungkapkan bahwa dengan kondisi ketidakstabilan global, potensi risiko fiskal masih selalu ada hingga berakhirnya tahun anggaran 2015. Salah satu risiko datang dari sisi penerimaan perpajakan atau belanja jika tidak sesuai target. Namun, ia optimistis bahwa sampai saat ini, secara umum kondisi APBN masih berada pada tahap aman dan terkendali. "Kami bisa sampaikan bahwa secara umum outlook APBNP masih aman dan manageable," katanya saat Rakor dengan Komisi XI di Gedung DPR, Jakarta pada Rabu (27/05). Menkeu memprediksi defisit akan berada di kisaran 1,9 persen - 2,2 persen dari PDB. Kisaran ini diambil karena masih adanya kemungkinan pelebaran defisit, jika penerimaan tidak dapat mencapai target atau belanja tidak terealisasi sesuai target. "Katakan belanja 92 persen, (ada kira-kira 8 persen sekitar) Rp60 triliun gak terserap. Supaya defisit aman, penerimaan paling gak (tambah) Rp60 triliun juga biar gak usah tambah pembiayaan," jelasnya. Ia menegaskan bahwa pemerintah khususnya di Kementerian Keuangan terus berusaha keras untuk dapat mencapai target penerimaan perpajakan tersebut. "Kami tetap harus kerja keras. kami juga inginkan dari penerimaan bisa tercapai target. Ini yg sedang diusahakan oleh DJP dan DJBC," pungkasnya. (as) Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia www.kemenkeu.go.id *Disadur tanpa penyuntingan (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search