Menteri Keuangan AS  Berhenti Menuduh China Sengaja Lemahkan Yuan

Menteri Keuangan AS Berhenti Menuduh China Sengaja Lemahkan Yuan

Rabu, 10 Oktober 2018 15:06:01 WIB

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin berhenti menuduh China dengan sengaja melemahkan mata uangnya tetapi memperingatkan Beijing agar tidak terlibat dalam devaluasi yuan karena kedua negara masih terlibat dalam perang perdagangan.

"Ketika kami melihat masalah perdagangan, tidak terbersit pemikiran dari kami bahwa China melakukan devaluasi kompetitif," kata Mnuchin, kepada Financial Times, dalam wawancara menjelang pertemuan Kelompok G-20, Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia di Bali, Indonesia.

Dollar AS menguat menjadi lebih dari 6.93 yuan awal pekan ini dan dollar melemah kembali 0,1% menjadi 6,919 yuan pada awal perdagangan Rabu.

Yuan telah turun hampir 11% dari puncak 2018 pada bulan Maret dan sempat menyentuh 7 yuan per dollar, tingkat psikologis yang krusial. Para ekonom dan analis telah mengaitkan banyak melemahnya yuan ini dengan situasi ekonomi China yang melambat dan faktor-faktor lain, namun mengesampingkan kemungkinan pemerintah China dengan sengaja melemahkan mata uang sebagai bagian dari strategi mengakali tarif impor AS pada produk asal China.

Kenaikan tajam suku bunga pinjaman antar bank di Hong Kong, pusat perdagangan luar negeri untuk yuan, melonjak pada Selasa, mungkin mencerminkan upaya bank sentral China untuk mencegah mata uang melemah terlalu banyak, The Wall Street Journal melaporkan.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search