Merkel: Eropa Tidak Akan Ijinkan Rusia

Merkel: Eropa Tidak Akan Ijinkan Rusia "Serang" Ukraina

Senin, 01 September 2014 22:42:41 WIB

Monexnews -

Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan bahwa Uni Eropa akan terus maju dengan sanksi yang lebih keras terhadp Rusia di tengah banyaknya bukti yang menunjukkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin berada di balik "serangan" ke Ukraina.

"Ini semua menjadi jelas bahwa, dari awal, ini bukan tentang konflik di Ukraina, namun konflik antara Rusia dan Ukraina," kata Merkel kepada parlemen Jerman pada hari ini di gedung DPR di Berlin.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa meningkatnya kegusaran dari para pemimpin Jerman dengan meningkatnya konflik dan peran pemerintahannya yang akan lebih tegas dalam mencari solusi terhadap konflik tersebut seiring para tentara Rusia terus melakukan penyerbuan ke wilayah Ukraina.

Merkel adalah salah satu dari para pemimpin Uni Eropa yang selama akhir pekan lalu mengatakan bahwa di perlukannya tindakan lebih lanjut terhadap Rusia, dan berikan European Commission sepekan untuk berikan usulan sanksi yang dapat memungkinkan menargetkan industri energi dan keuangan Rusia.

Dalam mengatasi resiko yang terkait dengan negara tingkat ekonomi terbesar di Eropa seharusnya tindakan terhadap Rusia semakin keras, Merkel mengatakan bahwa Jerman siap untuk setiap dampak ekonomi yang terjadi dari tindakan-tindakan mereka.

"Mampu mengubah perbatasan di Eropa tanpa adanya konsekuensi, dan menyerang negara lainnya dengan tentara, dalam pandangan saya itu jauh lebih berbahaya daripada harus meneruma kerugian untuk ekonomi tertentu," kata Merkel sebelum konfrensi pers di ibukota Jerman.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search