Meski Indeks Wall Street Dekat Level Rekor Tinggi, Investor Malah Merugi

Meski Indeks Wall Street Dekat Level Rekor Tinggi, Investor Malah Merugi

Jum'at, 13 Juni 2014 20:36:41 WIB

Monexnews -

Beberapa investor besar Wall Street dilaporkan mengalami kerugian akibat salah arah dalam berspekulasi di market global, suatu hal yang mengejutkan ditengah kenaikan bursa saham Wall Street ke level rekor tinggi dan reli harga bonds.

Manajer hedge fund seperti Paul Tudor Jones, Louis Bacon dan Alan Howard termasuk diantara yang salah membaca ekonomi secara luas dan trend di pasar keuangan. Beberapa

manajer investasi lainnya merugi akibat kejatuhan bursa saham Jepang, sementara yang lainnya terkecoh oleh lonjakan harga obligasi dan kejatuhan yield obligasi AS.

Kerugian yang dialami para manajer investasi ini lah yang turut menyebabkan menurunnya volatilitas dan lambatnya volume perdagangan sehingga melukai profit investment bank.

Misalnya dana $15 milyar di Moore Capital Management LP, dipimpin oleh Mr Bacon mengalami kerugian sebesar 5% sepanjang tahun ini hingga Mei, sedangkan Tudor Investment Corp milik Paul Tudor Jones yang mengelola $13 milyar, merugi 4.4% tahun ini. Padahal sebagai perbandingan indeks S&P500 telah menguat 5.4% tahun ini, termasuk keuntungan dari dividen, sementara indeks agregat bonds juga naik 3.4%.

Para investor

makro ini sebagian besar membaca trend makroekonomi di pasar global dan melakukan investasi pada saham, obligasi, komoditas dan mata uang. Style makro investing ini mulai terkenal oleh George Soros yang berhasil mengantisipasi perbalikan arah di market sehingga sebagian besar investor mengikuti pendekatan trading dengan membaca trend makro.

Namun para investor makro tersebut tampak merugi sejauh ini akibat kinerja indeks saham Jepang, yang justru melemah 7.1% sejak mencapai level high di bulan January, seiring keraguan terhadap kesinambungan pemulihan ekonomi Jepang. Selain itu kenaikan harga US treasury dan kejatuhan yield obligasi AS pada tenor 10-tahun juga menjadi kejutan negatif.

(Sap)


(Sap)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search