Meskipun AS-Tiongkok Capai Kesepakatan Dagang, Namun Pasar Belum Dapatkan Rincian Kesepakatannya

Meskipun AS-Tiongkok Capai Kesepakatan Dagang, Namun Pasar Belum Dapatkan Rincian Kesepakatannya

Senin, 16 Desember 2019 14:19:58 WIB
Setelah AS dan Tiongkok mengumumkan kesepakatan dagang pada hari Jumat, saat ini pasar masih mempertanyakan poin krusial dari kesepakatan tersebut, yaitu pembelian produk pertanian.

Perdagangan bilateral adalah bagian penting dari ketegangan diantara dua negara dengan tingkat ekonomi terbesar di dunia, termasuk setelah kedua belah pihak memutuskan untuk memecah negosiasi menjadi beberapa tahapan, daripada menyelesaikan banyaknya kekhawatiran Amerika yang mulai dari defisit perdagangan dalam barang-barang hingga kontrol negara untuk perekonomian.

Pada hari Jumat, AS dan Tiongkok mengadakan konfrensi pers terpisah untuk umumkan bahwa mereka mencapai kesepakatan fase pertama.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Tiongkok akan membeli produk pertanian senilai $50 miliar "dalam waktu dekat." Lebih spesifik lagi, Reuters melaporkan bahwa perwakilan dagang AS Robert Lighthizer mengatakan kepada wartawan bahwa Tiongkok akan membeli setidaknya $16 miliar pada produk pertanian AS dalam setiap dua tahun kedepan. Artikel tersebut mencatat bahwa total pembelian bisa mendekati $50 miliar pada tahun 2020 dan 2021.

Ting Lu, kepala ekonom Tiongkok di Nomura dan timnya mengatakan dalam sebuah catatannya yang dirilis pada hari Sabtu mengatakan bahwa skala pembelian itu tampaknya tidak masuk akal dan para pejabat Tiongkok enggan menyebutkan target spesifik selama konfrensi pers mereka.

Perdagangan antara AS dengan Tiongkok telah turun karena kedua belah pihak telah menerapkan kenaikan tarif miliaran dolar terhadap barang-barang dari masing-masing. Di tahun 2018, Tiongkok menempatkan urutan kelima dari tujuan teratas untuk ekspor pertanian AS sebesar $9,2 miliar, turun dari posisi kedua pada tahun sebelumnya, ungkap Departemen Pertanian AS.

Sebagai langkah awal yang menggembirakan dalam kesepakatan dagang, AS menahan kenaikan tarif untuk barang-barang Tiongkok pada hari Minggu. Dan Tiongkok tidak melanjutkan dengan tarif balasan yang direncanakan. Tiongkok juga telah meningkatkan pembelian kedelai Amerika pada tahun ini, meskipun secara keseluruhan diperkirakan Tiongkok akan menurunkan permintaan untuk kedelai, ungkap Dewan Ekspor Kedelai AS.


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search