Nilai Ekspor China Merosot Tajam di Februari

Nilai Ekspor China Merosot Tajam di Februari

Jum'at, 08 Maret 2019 11:00:46 WIB
China pada hari Jumat melaporkan data perdagangan yang lebih buruk dari perkiraan untuk bulan Februari, data ditunjukkan oleh bea cukai di tengah sengketa perdagangan Beijing dengan AS.

Nilai ekspor dalam denominasi dollar merosot 20,7% untuk bulan Februari dari tahun lalu, lebih buruk dari ekspektasi ekonom dari penurunan 4,8%, berdasarkan survei Reuters. Nilai ekspor Januari naik 9,1% dari setahun yang lalu.

Untuk nilai impor berdenominasi dollar turun 5,2% di Februari dari setahun yang lalu, juga tidak mencapai perkiraan ekonom untuk penurunan 1,4%. Untuk nilai impor bulan Januari turun 1,5% pada tingkat tahunan.

Neraca perdagangan China bulan Januari juga melemah dengan signifikan dari perkiraan untuk surplis $4.12 miliar. Sebelumnya para ekonom yang disurvei oleh Reuters perkirakan neraca perdagangan secara keseluruhan untuk datang di level $26.38 miliar. Neraca perdagangan bulan Januari surplus $39.16 miliar.

China saat ini berada di tengah-tengah pertemuan parlemen tahunan selama dua minggu, The National Pople Congress, yang dimulai pada hari Selasa dan berakhir Jumat depan (5-15 Maret).

Pada pembukaan pertemuan pekan ini, Perdana Menteri Li Keqiang mengatakan bahwa ekonomi China kemungkinan akan melambat pada tahun ini, dan mengungkapkan bahwa target pertumbuhan ekonomi pemerintah untuk tahun 2019 akan menjadi 6-6,5%. Itu lebih rendah dibandingkan dengan ekspansi 6,6% di tahun 2018, yang merupakan pertumbuhan terlemah sejak 1990.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search