Nilai Ekspor Jepang Turun Di Bawah Estimasi Di Bulan Agustus

Nilai Ekspor Jepang Turun Di Bawah Estimasi Di Bulan Agustus

Kamis, 18 September 2014 08:33:58 WIB

Monexnews - Nilai ekspor Jepang turun kurang dari perkiraan di bulan Agustus sementara penurunan dalam impor telah menggarisbawahi tantangan kepada Perdana Menteri Shinzo Abe dalam memicu permintaan domestik.

Pengiriman keluar negeri turun sebesar 1.3% dari setahun yang lalu, di laporkan oleh kementrian keuangan di Tokyo pada hari ini, di bandingkan dengan estimasi median untuk penurunan 2.3% dalam survei Bloomberg terhadap 25 ekonom. Nilai impor turun sebesar 1.5%, meninggalkan defisit sebesar 948.5 milyar yen ($8.7 milyar).

Abe harus memutuskan apakah menaikan pajak penjualan menjadi 10% pada tahun depan sudah tepat setelah kenaikan di bulan April telah membuat ekonomi terperosok ke level kontraksi tertajam dalam lima tahun. The Organization for Economic Cooperation & Development (OECD) memangkas perkiraan untuk Jepang pada pekan ini, mereka mengatakan bahwa pertumbuhan perdagangan global masih lesu. "Tidak ada perubahan besar dalam tren ekspor yang gagal untuk naik," kata Takeshi Minami, kepala ekonom di Norinchukin Research Institute Co., di Tokyo. "Kita masih belum bisa berharap untuk ekspor untuk imbangi penurunan dalam permintaan domestik dan membantu meningkatkan modal belanja." Yen, yang telah meningkatkan biaya impor Jepang sambil membantu beberapa eskportir, turun ke level terendah dalam enam tahun terhadap dollar. Mata uang di perdagangkan di kisaran 108.60 pada pukul 08.29 wib setelah Federal Reserve AS meningkatkan estimasi mereka untuk suku bunga di saat mempertahankan janji untuk menjaga biaya pinjaman rendah untuk "waktu yang akan di pertimbangkan." OECD memangkas perkiraan pertumbuhan tahun 2014 untuk Jepang menjadi 0.9%, selain itu juga mereka juga menurunkan untuk AS dan kawasan Euro. (fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search