Nowotny: ECB Tidak Boleh Menunggu Terlalu Lama

Nowotny: ECB Tidak Boleh Menunggu Terlalu Lama

Selasa, 13 Januari 2015 09:33:16 WIB

Monexnews - Anggota Dewan Kebijakan European Central Bank Ewald Nowotny mengatakan petinggi ECB harus menangani resiko deflasi dengan serius dan tidak seharusnya menunggu terlalu lama untuk bertindak. Sementara zona euro tidak berada dalam situasi di mana penurunan harga memicu terhambatnya tingkat belanja, "namun penting bagi ECB untuk menangani resiko deflasi dengan serius dan mengatasinya, ucap Nowotny, yang juga merupakan gubernur bank sentral Austria di Vienna. Kita tidak seharusnya menunggu terlalu lama untuk bertindak.

ECB sedang bersiap untuk mendiskusikan pembelian aset sekala besar pada pertemuan tanggal 22 Januari lalu pasca anjloknya harga minyak memicu penurunan pertama pada laju inflasi konsumen tahunan dalam lebih dari 5 tahun. Petinggi ECB tidak sepakat mengenai dibutuhkannya

quantitative easing, dengan petinggi termasuk Presiden Bundesbank Jens Weidmann menentang stimulus tambahan dan petinggi yang lainnya termasuk kepala ekonom ECB Peter Praet mendukung hal tersebut.
Nowotny mengatakan Dewan Kebijakan ECB mendiskusikan sejumlah opsi yang termasuk pembelian obligasi pemerintah dan korporat. ECB juga memperdebatkan apakah akan menentukan target pembelian, dan apakah resiko terkait program pembelian tersebut akan dibagi pada bank sentral negara-negara, ucapnya. Nowotny juga mengatakan "sangat penting bahwa tidak ada kecemasan legalitas terkait QE." European Court of Justice akan merilis opini tidak mengingat mengenai rencana pembelian obligasi besok yang mungkin akan mempengaruhi semua program yang berjalan.
Gubernur Banque de France Christian Noyer menyambut baik opsi untuk membuat bank sentral masing-masing negara bertanggung jawab untuk apa yang mereka beli sebagai cara untuk mencapai kesepakatan mengenai QE. Prinsip secara umum dan yang menurutku baik adalah kita berbagi pendapatan dan resikonya, ucapnya dalam wawancara dengan Handelsblatt. Namun jika dapat memilih untuk tidak, saya pragmatis mengenai hal tersebut.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search