Outlook Manufaktur Jepang Memburuk di Kuartal Pertama 2019

Outlook Manufaktur Jepang Memburuk di Kuartal Pertama 2019

Senin, 01 April 2019 11:21:29 WIB

Sentimen di antara perusahaan manufaktur besar Jepang memburuk lebih dari yang diprediksi dalam tiga bulan hingga Maret (kuartal pertama), survei bank sentral Jepang menunjukkan Senin, dibebani oleh kekhawatiran atas prospek ekonomi global.

Indeks utama Tankan yang mengukur sentimen produsen besar berada di plus 12 pada periode Januari-Maret, dibandingkan dengan plus 19 pada survei Desember sebelumnya, menurut survei Tankan triwulanan Bank of Japan.

Angka itu lebih rendah dari perkiraan plus 14 dalam jajak pendapat ekonom oleh penyedia data Quick. Indeks tersebut mewakili persentase perusahaan yang mengatakan kondisi bisnisnya menguntungkan dikurangi dengan kondisi yang tidak menguntungkan.

Para ekonom mengatakan prospek ini bahkan lebih mendung untuk eksportir dan industri jasa.

"Bahkan jika negosiasi perdagangan antara AS dan China mencapai penyelesaian, sangat mungkin bahwa Jepang menjadi target AS berikutnya," kata Tsuyoshi Ueno, seorang ekonom di NLI Research Institute. Industri non manufaktur juga menjadi lebih rentan terhadap ketidakpastian atas ekonomi global karena banyak dari mereka saat ini diuntungkan oleh pariwisata domestik, tambahnya.

Tankan menunjukkan perusahaan manufaktur besar memperkirakan indeks utama turun ke 8 dalam tiga bulan ke depan, sementara non-manufaktur memperkirakan akan sedikit memburuk menjadi 20 dari 21 dalam survei Maret.

Sementara itu, perusahaan besar berencana untuk meningkatkan investasi modalnya di tahun fiskal berjalan yang berakhir pada Maret 2020 sebesar 1,2%, dibandingkan dengan kenaikan 13,9% pada tahun sebelumnya. Ini adalah pertama kalinya perusahaan merilis rencana belanja modal mereka untuk tahun bisnis baru.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search