Partai Buruh Serukan Mosi Tidak Percaya pada PM May

Partai Buruh Serukan Mosi Tidak Percaya pada PM May

Rabu, 16 Januari 2019 15:51:59 WIB

Mayoritas anggota parlemen Inggris telah memilih menentang kesepakatan Brexit yang diusung Perdana Menteri Theresa May. Selanjutnya, Pemimpin Partai Buruh Jeremy Corbyn telah menyerukan mosi tidak percaya pada pemerintah.

Pemungutan mosi tidak percaya ini dijadwalkan akan berlangsung pada Rabu pukul 19.00 waktu Inggris, atau Kamis dini hari pukul 02.00 WIB.

PM May menyayangkan anggota parlemen tidak memiliki solusi setelah penolakan ini. Tidak jelas juga apa sikap dari parlemen, apakah menginginkan No Deal, negosiasi ulang atau referendum ulang.

"Jelas bahwa parlemen tidak mendukung kesepakatan ini, tetapi pemungutan suara malam ini juga tidak memberi tahu kita apa yang didukung mereka," kata May kepada parlemen, beberapa saat setelah hasilnya diumumkan.

Di bawah Undang-Undang Parlemen Jangka Waktu Tetap 2011, pemilihan umum Inggris hanya seharusnya terjadi setiap lima tahun. Yang berikutnya akan berlangsung pada 2022 atau 3 tahun lagi.

Tetapi sebuah mosi tidak percaya memungkinkan anggota parlemen memilih apakah mereka ingin pemerintah lanjut memerintah atau dihentikan.

Jika mayoritas anggota parlemen memberikan suara untuk mosi tersebut, maka diberi waktu 14 hari bagi pemerintah untuk mengembalikan kepercayaan. Jika selama waktu itu pemerintah saat ini atau pemerintah alternatif lainnya tidak dapat memenangkan suara kepercayaan baru, maka pemilihan umum awal akan diumumkan.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search