Pasar Aset Korsel Terimbas Pelemahan Yen Jepang

Pasar Aset Korsel Terimbas Pelemahan Yen Jepang

Selasa, 09 April 2013 18:04:33 WIB

Monexnews -

Situasi Korea Selatan tidak berjalan begitu baik meski masih memiliki Samsung yang pangsa pasar nya patut diperhitungkan di dunia. Namun perekonomian terbesar keempat di Asia ini, kini berada dalam status waspada.

Penghasutan perang oleh Korea Utara serta dan stimulus dalam skala massif oleh pesaing ekspor Korsel, yakni Jepang kini mengancam industri utama Korsel. Alhasil bursa saham Korsel tertekan ke posisi terendah 4 bulan terakhir, kinerja terburuk diantara saham regional Asia lainnya, seiring arus capital outflow dari Korsel untuk kembali menuju ke Jepang.

Dengan merek ternama seperti Samsung, Korea Selatan telah sukses mendulang ekspor, jauh melebihi rival Jepang seperti Sony. Tetapi dengan potensi pelemahan

USDJPY diatas 100.00, eksportir Jepang mungkin mendapatkan keuntungan biaya dan momentum penguatan. Kepala Ekonom Bank Pembangunan Asia (ADB), yang juga seorang penasehat pemerintah Korea Selatan, berkomentar bahwa jika Yen Jepang benar-benar melemah, maka Korsel mungkin kehilangan beberapa pangsa pasar di industri otomotif, semi konduktor, dan industri baja yang pada akhirnya berimbas negatif pada laba perusahaan-perusahaan yang besar yang mungkin memiliki efek penularan terhadap laju permintaan domestik Korea.

Sehingga jelas pelemahan Yen Jepang merupakan faktor risiko untuk Korsel, apalagi harus ditambah rentetan ancaman dari Korut. Meski pasar saham Korsel biasanya cukup kebal terhadap retorika perang di semenanjung Korea, bagaimanapun pemimpin muda baru di Korut telah menambah kekhawatiran bahwa resiko geopolitik kali ini bisa berbeda. Baik secara politik dan ekonomi Korea Selatan menemukan dirinya dalam posisi yang tidak nyaman menjelang rapat kebijakan moneter bank sentral Korsel minggu ini.

(Sap)


(Sap)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search