Pasca Data Tenaga Kerja, Yellen Kembali Mendapat Sorotan

Pasca Data Tenaga Kerja, Yellen Kembali Mendapat Sorotan

Senin, 05 Mei 2014 17:29:00 WIB

Monexnews - Pasca dirilisnya data tenaga kerja pekan lalu, ada banyak isu di pasar mengenai bagaimana pandangan Gubernur Federal Reserve Janet Yellen terhadap data tersebut. Pada hari Rabu, pidato Yellen pada Komite Ekonomi Gabungan akan menjadi sorotan pasca data tenaga kerja pekan lalu. Ia juga akan menghadap Komite Anggaran Senat pada hari Kamis. Bulan Mei tahun lalu, terakhir kalinya Komisi Ekonomi Gabungan mengundang gubernur the Fed, Ben Bernanke memberikan kejutan pada pasar, mengatakan pada sesi tanya jawan bahwa menurutnya tapering program pembelian obligasi dapat dimulai dalam beberapa pertemuan kedepan. Dan hasilnya, nampaknya Bernanke sedikit lebih cepat, seiring tapering oleh the Fed baru dimulai pada blan Desember lalu, tidak di bulan Agustus. Namun yield obligasi melonjak pasca komentar tersebut, merespon pertanyaan dari senat republik dari Texas Kevin Brady. Yield kredit perumahan 30 tahun tidak pernah turun dari 4% sejak saat itu. Brady, kepala Komite Ekonomi Gabungan, diperkirakan akan menanyakan pertanyaan serupa.

Ini adalah penampilan pertama Yellen pada komite sehingga kami sangat menanti-nanti hal ini, ucap Brady dalam wawancara. Sembari mengatakan bahwa pertanyaan yang akan dilontarkan cukup mendasar, nampaknya Senat Republik bagian Texas tersebut memiliki sejumlah pertanyaan spesifik. Tapering yang merupakan permasalahan penting tahun lalu saat ini sudah terjadi, dengan ekspektasi program pembelian oblgiasi dan kredit perumahan akan berakhir di bulan Oktober atau Desember. Saat ini hanya ada 4 pencuci mulut pasca makan malam, bukan 7, canda Brady. Mereka masih harus menempuh jalan yang panjang, namun mereka mulai berjalan menuju normalisasi.

Meski demikian, Brady kemungkinan akan menginginkan kejelasan mengenai laju pemangkasan program pembelian obligasi, yang saat ini berjalan dalam laju sebesar 10 milyar dollar pada setiap pertemuan sejak bulan Desember, dan hal apa yang dapat membuat Federal Reserve menghentikan tapering atau mempercepat proses tersebut. Pertanyaan besar pada pasar adalah kapan the Fed akan mulai menaikkan tingkat

suku bunga, dan seberapa tinggi tingkat suku bunga saat hal itu terjadi. Kontrak indeks futures menunjukkan Juni 2015 untuk kenaikan suku bunga pertama kalinya. Saya akan berharap mereka memulai proses tersebut lebih cepat, ucap Brady. Saya cemas the Fed akan menunda normalisasi dibanding memajukannya. Sebagian dari pertanyaan spesifiknya akan termasuk petunjuk suku bunga yang akan digunakan the Fed untuk menentukan waktu kenaikan tingkat suku bunga mengingat petunjuk sebelumnya dari bank sentral yang mengaitkan dengan tingkat pengangguran yang turun ke bawah 6.5% %.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search