Pasca Stimulus BoJ, Investor Kembali Fokus Pada Kebijakan Abe

Pasca Stimulus BoJ, Investor Kembali Fokus Pada Kebijakan Abe

Senin, 03 November 2014 16:26:47 WIB

Monexnews - Penambahan stimulus oleh Bank of Japan membuat fokus pasar kembali beralih menuju kebijakan ekonomi Perdana Menteri Shinzo Abe dan keputusan yang dihadapinya untuk menaikkan pajak penjualan. Sementara laba korporat meningkat, yen melemah dan bursa saham telah melejit sebanyak 57% sejak Abe menjabat 22 bulan lalu, ekspansi ekonomi yang berkepanjangan masih belum tercapai. Laju kenaikan inflasi konsumen hanya mencapai separuh dari target bank sentral dan gross domestic product berkontraksi paling tajam dalam 5 tahun pada kuartal kedua setelah kenaikan pajak penjualan tahap pertama. Abe berada di bawah tekanan untuk terus memperkuat pengelolaan perusahaan, deregulasi agrikultur, menaikkan partisipasi perempuan pada tenaga kerja dan mencapai kesepakatan dagang utnuk memicu pertumbuhan jangka panjang. Ia juga harus memutuskan dalam beberapa bulan mendatang apakah Jepang dapat kembali menghadapi kenaikan pajak penjualan untuk membantu menekan tingkat hutang terbesar di dunia, meski ia mempertimbangkan sebesar apa pemangkasan pajak korporat.

Meski BOJ memberikan cukup banyak waktu, pemerintah harus melakukan dua hal: menjalankan strategi pertumbuhan dan konsolidasi fiskal, ucap Masaaki Kanno, kepala ekonom Jepang pada JPMorgan Chase & Co. di Tokyo dan mantan pejabat bank sentral. Jika pemerintah masih malas dan enggan serta hanya menikmati pelemahan yen dan penguatan bursa saham, maka kita hanya akan membuang waktu dan hasilnya akan buruk."

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search