Pelambatan Ekonomi Global Masih Dasari Kebijakan Akomodatif The Fed

Pelambatan Ekonomi Global Masih Dasari Kebijakan Akomodatif The Fed

Kamis, 20 November 2014 17:00:26 WIB

Monexnews -

Minutes rapat pertemuan bank sentral The Fed yang dirilis semakin menunjukkan terdapat konflik perdebatan antara pejabat The Fed terkait perbaikan ekonomi domestik, dengan kendala perlambatan ekonomi global.

Rapat

FOMC Oktober lalu menunjukkan bahwa pejabat bank sentral menilai laju pemulihan AS sudah cukup solid menghadapi ancaman eksternal pada pertumbuhan sehingga memutuskan untuk melanjutkan rencana semula menarik stimulus QE secara gradual setelah bergulir selama 6 tahun.

Meskipun fokus tertuju pada resiko kekacauan pasar keuangan, pelemahan ekonomi regional serta probablitas kejatuhan angka inflasi, para pejabat The Fed masih cukup nyaman dengan outlook ekonomi domestic sehingga program QE diakhiri pada rapat FOMC kemarin dan kedepannya akan mengalihkan diskusi pada tahap awal kenaikan suku bunga acuan dari level dekat nol.

Kebanyakan analis mengharapkan langkah pertama kenaikan suku bunga The Fed baru akan terjadi di pertengahan tahun 2015, namun ketidakpastian data ekonomi kedepannya masih dapat memberikan komplikasi pada rencana tersebut. Hal ini disinyalkan oleh komite FOMC bahwa pertumbuhan ekonomi AS jangka menengah berisiko melambat dibanding perkiraan, jika ekonomi asing ataupun kondisi pasar keuangan merosot lebih lanjut.

Adapun mengenai gejolak penurunan harga minyak dunia dengan impact nya pada tekanan penurunan inflasi masih berupaya dicerna oleh pejabat The Fed. Pengukur inflasi konsumen The Fed sejauh ini masih dibawah target bank sentral di 2% untuk 30 bulan berturut-turut. Sebagian besar anggota dewan FOMC memprediksi inflasi hanya menurun di jangka pendek, dan mengekspektasikan kenaikan inflasi lagi mendekati target level 2% dalam beberapa tahun mendatang seiring penguatan ekonomi secara berkesinambungan.

(Sap)


(Sap)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search