Pelemahan Rupiah Harus Direspon Dengan Bijak dan Pikiran Positif

Pelemahan Rupiah Harus Direspon Dengan Bijak dan Pikiran Positif

Jum'at, 29 November 2013 10:35:12 WIB

Monexnews - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali menunjukkan tren pelemahan sejak awal pekan ini. Nilai kurs rupiah yang saat ini hampir menyentuh level Rp12.000, menurut Menteri Keuangan (Menkeu) M. Chatib Basri, harus direspon dengan bijak karena menunjukkan titik ekuilibrium atau keseimbangan baru. Melemahnya rupiah saat ini hanya mencerminkan titik ekuilibrium baru dan kita harus bijak karena kita pernah mengalami pada empat tahun lalu, ujar Menkeu, Rabu (27/11). Menurutnya, kondisi ini mirip dengan kondisi yang pernah dihadapi Indonesia pada 2009, sebelum The Fed menjalankan program stimulusnya. "Kondisi kita saat ini seperti yang kita hadapi tahun 2009 lalu, yang perekonomian dunia berjalan tanpa program stimulus dari The Fed berupa Quantitative Easing. Dan dalam empat tahun ini, negara-negara emerging market, termasuk Indonesia, menikmati dampak program stimulus The Fed sehingga rupiah kita terus menguat terhadap dolar," kata Menkeu. Di kesempatan yang berbeda, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo juga mengungkapkan hal yang senada. Menurutnya, kurs rupiah saat ini mencerminkan fundamental dan tren yang yang lebih baik dari ekspor-impor Indonesia. "Investasi kita yang masih tinggi akan terefleksi dengan nilai tukar kita," papar Agus. Saat ini, lanjutnya, pelemahan rupiah dipicu kecemasan pelaku pasar terhadap kemungkinan tapering off, yang dikhawatirkan akan dilakukan The Fed akhir tahun ini atau awal tahun depan. "Indikator ekonomi AS yang dirilis kemarin tidak sesuai harapan membuat kami yakin tapering tidak akan jalan pada Desember. Karena inflasi dan tingkat penganggurannya belum sesuai dengan harapan mereka," katanya. Oleh karena itu, Agus berpesan agar masyarakat harus tetap berpikir positif. (nic)
Sumber: publikasi resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia www.ke
menkeu.go.id *disadur tanpa perubahan (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search