Pelemahan Yen Belum Cukup Mendorong Ekspor Jepang

Pelemahan Yen Belum Cukup Mendorong Ekspor Jepang

Senin, 21 Oktober 2013 10:04:50 WIB

Monexnews - Para analis mengatakan jumlah ekspor Jepang pada bulan September menunjukkan pelemahan yen gagal memberikan dorongan yang dibutuhkan oleh para eksportir. Ekspor Jepang pada bulan September naik 11,5% dari tahun sebelumnya, namun turun dari bulan Agustus sebesar 14,7% dan dibawah perkiraan sebesar 16,1%. Menurut Departemen Keuangan Jepang defisit neraca perdagangan Jepang pada bulan September sebesar 932,2 miliar yen, sedikit turun dari bulan sebelumnya sebesar 960,3 miliar yen. Junko Nishioka, Kepala Ekonom Jepang di Royal Bank of Scotland, mengtakan pelemahan mata uang domestik yang sedang berlangsung, dimana telah melemah sekitar 13% sepanjang tahun ini, tidak memberikan dampak kepada eksportir seperti sebelumnya. Nishioka menambahkan ada beberapa faktor yang membebani ekspor, termasuk penutupan pembangkit listrik tenaga nuklir sejak tsunami 2011 dan bencana di pembangkit listrik Fukushima, sehingga masih meningkatkan impor minyak Jepang. Diawal tahun ini, kita berharap beberapa bagian pembangkit tenaga listrik tenaga nuklir akan beroperasi dalam beberapa bulan. Namun saat ini beberapa pembangkit nuklir sedang dalam inspeksi. Ini berarti perekonomian Jepang akan membayar biaya konsumsi energi impor lebih jauh kata Nihsioka. Namun Tony Nash, wakil presiden IHS, mengatakan salah satu alasan kenapa ekspor tidak naik sesuai harapan dapat disebabkan karean banyak produk Jepang diproduksi di luar Jepang terutama di Asia Tenggara. Perusahaan Jepang kini meningkatkan kepercayaan terhadap produksi yang dilakukan di luar Jepang, dimana sebelumnya mereka lebih percaya jika produk tersebut hanya diproduksi di Jepang. Meskipun uang tetao masuk ke perusahaan Jepang, namun volume ekspor akan masuk ke negara yang memproduksi produk tersebut atas nama perusahaan Jepang kata Nash. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search