Pemberontak Ukraina Ingin Bergabung Dengan Rusia

Pemberontak Ukraina Ingin Bergabung Dengan Rusia

Selasa, 13 Mei 2014 16:24:04 WIB

Monexnews -

Para pemberontak di timur Ukraina mengatakan bahwa mereka sedang berusaha untuk bergabung dengan Rusia setelah hasil referendum yang di sengketakan seiring pemerintahan di Kiev di serahkan tengat waktu untuk membayar gas Rusia untuk mencegah pemutusan pasokan.

Donetsk People Republic, yang merupakan otoritas illegal yang kemarin menyatakan diri sebagai wilayah yang berdaulat setelah mereka mengatakan sebanyak 90% dari pemilih mendukung untuk pemisahan diri dari Ukraina yang mana sehari setelah di tolaknya hasil pemilu mereka oleh AS dan Uni Eropa karena di anggap tidak sah. Para separatis di negara tetangga Luhansk juga mengumumkan gerakan yang sama, seiring BUMN Rusia yang memonopoli gas, yaitu OAO Gazprom, mengatakan bahwa Ukraina harus membayar pasokan untuk bulan depan pada tanggal 2 Juni atau pasokan gas akan di tutup pada hari selanjutnya. Dengan menggemanya seruan untuk kemerdekaan dan referendum pada peristiwa tersebut yang mana sudah di dahului oleh aneksasi Crimea oleh Presiden Valdimir Putin di bulan Maret, pemerintah Ukraina dan sekutunya yaitu AS dan Uni Eropa mengatakan bahwa Putin telah memicu kekacauan yang mengancam perpecahan di bekas negara republik Uni Soviet tersebut dalam menjelang pemilu presiden pada tanggal 25 Mei. Hasil awal pemilu menunjukkan keyakinan bahwa ada sentimen nyata dari masyarakat di wilayah Donetsk dan Luhansk untuk memiliki hak untuk membuat keputusan secara bebas, kata menteri luar negeri Rusia pada situsnya. Kami perkirakan pemerintah di Kiev akan mengambil tindakan nyata, bukan bermaksud membuat pernyataan umum, dan mengadakan pertemuan yang mendesak dan efektif dengan perwakilan dari tenggara Ukraina yang akan mengarah pada stabilisasi dari situasi terkini. (fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search