Pemerintah dan ADB Tanda Tangani Perjanjian Pembangunan Proyek Geothermal Sarulla

Pemerintah dan ADB Tanda Tangani Perjanjian Pembangunan Proyek Geothermal Sarulla

Selasa, 01 April 2014 13:15:18 WIB

Monexnews - Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) menandatangani perjanjian pembiayaan senilai 350 juta dolar AS untuk Proyek Pembangunan Pembangkit Listrik Geothermal Sarulla sebesar 320 megawatt di Sumatera Utara, Indonesia. Demikian disampaikan ADB dalam situs resminya pada Senin (31/3). Proyek energi terbarukan ini akan menyediakan energi listrik yang lebih bersih kepada Indonesia, yang pada saat ini masih didominasi oleh pembangkit listrik berbahan bakar batu bara dan minyak bumi. Hal ini diharapkan dapat menurunkan 1,3 juta ton emisi karbon dioksida setiap tahunnya setelah proyek selesai pada tahun 2018 mendatang. Sebagai informasi, pembangkit listrik geothermal menghasilkan emisi gas rumah kaca kurang dari 10 persen dibandingkan dengan pembangkit listrik berbahan bakar fosil. Tenaga geothermal menyentuh sumber daya asli Indonesia yang melimpah, yang bisa menyediakan energi bersih yang berkelanjutan dan aman, dan pada saat yang sama menurunkan emisi karbon secara signifikan, demikian disampaikan Spesialis Senior Investasi di ADB s Private Sector Operations Department, Jackie B. Surtani. Seperti diketahui, saat ini Indonesia masih menggunakan batu bara dan minyak bumi untuk menghasilkan 65 persen listrik di Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekonominya. Pemerintah sendiri telah berkomitmen untuk meningkatkan komposisi energi terbarukan di dalam suplai energi utama Indonesia, dari 5 persen pada tahun 2010 menjadi 25 persen pada tahun 2025. Selain itu, pemerintah juga bertekad untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 26 persen pada tahun 2020. Proyek ini akan dibangun dan dilaksanakan melalui kontrak perjanjian energi selama 30 tahun dengan Perusahaan Listrik Negara, kontrak operasi bersama selama 30 tahun bersama Pertamina Geothermal Energy, dan jaminan selama 20 tahun dari Kementerian Keuangan.(ya)
Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia www.kemenkeu.go.id *disadur tanpa perubahan (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search