Pemerintah Indonesia Senang dengan Kebijakan Fed

Pemerintah Indonesia Senang dengan Kebijakan Fed

Kamis, 19 Desember 2013 13:50:09 WIB

Monexnews - Dini hari tadi, Federal Reserve Bank mengumumkan pemangkasan porsi pembelian aset sebesar $10 miliar per bulan sehingga menjadi $75 miliar. Bank Sentral Amerika mengatakan kalau strategi itu diambil karena prospek ekonomi sudah lebih baik dan daya serap SDM meningkat. Dalam pernyataan resminya, Chairman Fed, Ben S. Bernanke, menilai aktivitas bisnis dan pasar tenaga kerja konsisten pulih dan berdampak positif terhadap laju ekonomi nasional. Dari seluruh anggota komite, hanya Presiden Fed Boston, Eric Rosengren yang menyebut langkah tersebut prematur. Pelaku pasar menyambut baik keputusan tersebut karena jumlah tapering tidak sebesar apa yang diperkirakan. Pemangkasan stimulus senilai $10 miliar per bulan dianggap tidak akan menghambat laju pemulihan ekonomi. Indeks utama Wall Street langsung menguat tajam, disusul oleh bursa-bursa di wilayah Asia. Pemerintah Indonesia juga menyambut baik putusan bank sentral karena diyakini tidak berdampak negatif terhadap stabilitas pasar finansial dan ekonomi nasional. "Ini adalah keputusan yang ideal karena jumlah tapering tidak besar," kilah Perry Warjiyo, Deputi Gubernur Bank Indonesia. Menurutnya, sikap the Fed makin memperjelas pola kebijakan di Amerika dan membantu keseimbangan di dalam negeri. "Stabilitas pasar lebih terjaga, dan nilai tukar Rupiah juga tidak terguncang," tambah Perry. Sementara itu Menko Perekonomian, Hatta Rajasa, mengakui pihaknya sudah lebih dulu mempersiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi kemungkinan terburuk. Namun dengan dirilisnya kebijakan semalam, maka pemerintah bisa bernapas lega. "Tapering akan berlangsung secara bertahap, mungkin antara enam sampai delapan bulan. Kita memang sudah siap-siap," imbuh Hatta kepada media. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search