Pemerintah Pertimbangkan SUN Berdenominasi Euro

Pemerintah Pertimbangkan SUN Berdenominasi Euro

Selasa, 29 Oktober 2013 15:39:52 WIB

Monexnews - Pemerintah tengah mempertimbangkan untuk menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) berdenominasi Euro tahun depan, selain akan kembali menerbitan Samurai Bond (SUN berdenominasi Yen). Demikian disampaikan Kuasa Khusus Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Robert Pakpahan di Jakarta, Senin (28/10). Menurutnya, alasan pemerintah memilih Euro karena pasarnya yang cukup bagus, apalagi pasar Eropa merupakan negara maju dan banyak investor besar seperti dana pensiun. Semuanya sedang kita pertimbangkan tapi yang sementara sedang dibicarakan Yen sama Euro saja. Ini untuk debt market, tapi kita tidak mau kayak orang kalap paling butuh maksimal 6,5 miliar dolar AS, jelasnya. Ia mengatakan, untuk Yen sendiri pemerintah telah menerbitkan Samurai Bond pada tahun 2011 dan 2012 dengan didukung tingkat bunga yang cukup rendah. Namun, pemerintah akan tetap memperhatikan risiko currency ke depan karena tidak ada sumber penerimaan di dalam negeri dalam bentuk Yen Jepang. Itu (risk currency) harus hati-hati, kalau currency-nya melemah atau menguat saya yang pusing jadi harus dihitung dulu. Tapi rencana issue Samurai Bond ini supaya kita banyak opsi, namanya ngutang bisa ke kiri dan ke kanan, ungkapnya. Sebagai informasi, penerbitan SBN tahun 2014 netto sebesar Rp205,06 triliun dan target bruto sebesar Rp345 triliun karena utang jatuh tempo tahun depan sebesar Rp32,8 triliun. (ans)
Sumber: publikasi resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia www.kemenkeu.go.id
*disadur tanpa perubahan
(dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search